Pahlawan Meksiko Semula Hanya Kiper Lapis Ketiga  

Reporter

Pendukung Meksiko Jorge Estrada dan Carlos Dominguez, saat berada di Bandara Internasional Benito Jurez, untuk menuju Brasil di Meksiko City (10/6). AP/Sean Havey

TEMPO.CO, Brasil - Penjaga gawang tim nasional Meksiko, Guillermo Ochoa, tampil sebagai man of the match dalam pertandingan melawan Brasil. Aksi gemilangnya menahan gempuran Neymar da Silva Santos Junior dan kawan-kawan membuat hasil akhir pertandingan bertahan di angka 0-0.

Debut Ochoa bersama Meksiko tidak semulus yang dibayangkan, bahkan bisa dibilang pahit. Pada Piala Dunia 2006, pria kelahiran Guadalajara, Meksiko, 13 Juli 1985, ini hanya duduk sebagai lapis ketiga.

Piala Dunia 2010 pun bukan panggung baginya. Pelatih timnas Meksiko, Javier Aguirre, lebih memilih kiper veteran Oscar Perez. Keputusan Aguirre ini menimbulkan kontroversi di kalangan pecinta sepak bola Meksiko.

Sebab, pada 2007, Ochoa memperkuat Meksiko dalam Piala Emas CONCACAF yang saat itu melaju hingga final. Pada partai final pertandingan bal-balan negara-negara Amerika Utara-Amerika Tengah-Karibia ini, Meksiko kalah 2-1 melawan Amerika.

Pada tahun yang sama, pria bernama lengkap Francisco Guillermo Ochoa Magaña ini juga memperkuat El Tri dalam gelaran Copa America. Saat itu Meksiko duduk di peringkat ketiga setelah menghajar Uruguay.

Catatan gemilangnya berlanjut pada kualifikasi Piala Dunia 2010, saat Meksiko menghadapi Kosta Rika. Ketika itu El Tri membubuhkan catatan clean sheet.

Memasuki kualifikasi Piala Dunia 2014, Ochoa juga bukan menjadi pilihan utama. Pelatih saat itu, Jose Manuel de la Torre, beberapa kali menempatkannya di bangku cadangan, bahkan sempat absen dalam waktu cukup lama.

Angin segar muncul saat kepelatihan Meksiko beralih ke Miguel Herrera. Dia dipilih sebagai kiper utama dalam laga pembuka saat menghadapi Kamerun. Hasilnya, Meksiko menang 1-0.

Pada pertandingan kedua menghadapi Brasil, Ochoa menjawab tantangan publik Meksiko. Gempuran Neymar dan Thiago Silva berhasil diredamnya. "Ochoa adalah kiper yang hebat, dan dia juga pernah menyusahkan PSG (Paris Saint-Germain)," kata Silva, yang saat ini bermain di PSG.

Bukan hal kebetulan jika Silva memuji Ochoa. Sebab, dia sempat bermain di Athletic Club Ajaccio--saat ini ada di kasta kedua Liga Prancis. PSG dan Ajaccio terkahir bertemu pada 2013. Saat itu Ajaccio masih bermain di Liga Utama Prancis sebelum terdegradasi. Hasilnya, PSG ditahan imbang tanpa gol.

Pada 2011, dia pernah mengalami kasus karena dituduh mengkonsumsi doping. Namanya dicoret dalam Piala Emas CONCACAF 2011. Dia tidak sendiri, karena ada empat pemain Meksiko lainnya yang juga dicoret. Belakangan, Federasi Sepak Bola Meksiko mencabut status hukuman Ochoa karena tidak terbukti.

Saat ini Ochoa menyandang status bebas transfer setelah kontraknya bersama Ajaccio tidak diperpanjang. Tidak menutup kemungkinan penampilan gemilangnya akan menarik perhatian klub-klub besar dunia.

ESPN | GOAL.COM | BBC | SYAILENDRA

Terpopuler
Pertandingan Hidup-Mati Inggris vs Uruguay
Eto’o Absen Saat Melawan Kroasia? 
Piala Dunia, Cile Larang Warga Pesta Barbeque
Formula Batin Scolari
Lukaku, 'Darah Segar' bagi Belgia  







Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022 Concacaf: Meksiko dan AS Lolos ke Qatar

31 Maret 2022

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022 Concacaf: Meksiko dan AS Lolos ke Qatar

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022 Concacaf: Meksiko dan Amerika Serikat lolos ke putaran final, menyusul Kanada. Kosta Rika merebut tiket playoff.


Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022 Concacaf Kamis: Perebutan 2 Tiket ke Qatar

30 Maret 2022

Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022 Concacaf Kamis: Perebutan 2 Tiket ke Qatar

Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Concacaf pada Kamis pagi: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kosta Rika berebut dua tiket ke Qatar.


Klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022: AS dan Meksiko Menang, Kanada Lolos

28 Maret 2022

Klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022: AS dan Meksiko Menang, Kanada Lolos

Timnas Amerika Serikat dan Meksiko sama-sama menang dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conacacaf. Namun, baru Kanada yang lolos.


Meksiko Vs Jepang 3-1, El Tri Rebut Medali Perunggu Olimpiade Tokyo

6 Agustus 2021

Meksiko Vs Jepang 3-1, El Tri Rebut Medali Perunggu Olimpiade Tokyo

Sebastian Cordova menjadi bintang laga perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo antara Meksiko vs Jepang. Cordova mencetak satu gol dan dua assist.


Babak Pertama Perebutan Perunggu Olimpiade Tokyo, Meksiko Vs Jepang 2-0

6 Agustus 2021

Babak Pertama Perebutan Perunggu Olimpiade Tokyo, Meksiko Vs Jepang 2-0

Babak pertama laga Meksiko vs Jepang yang memperebutkan medali perunggu Olimpiade Tokyo cabang sepak bola putra berakhir dengan skor 2-0.


Jadwal Bola Olimpiade Tokyo Jumat Ini: Meksiko vs Jepang, Perebutan Perunggu

6 Agustus 2021

Jadwal Bola Olimpiade Tokyo Jumat Ini: Meksiko vs Jepang, Perebutan Perunggu

Jadwal sepak bola putra Olimpiade Tokyo akan memasuki fase perebutan medali. Jumat ini Timnas Meksiko U-23 dan Jepang akan berebut perunggu.


Prediksi Meksiko Vs Jepang, Berebut Medali Perunggu Olimpiade Tokyo

5 Agustus 2021

Prediksi Meksiko Vs Jepang, Berebut Medali Perunggu Olimpiade Tokyo

Meksiko vs Jepang akan menjadi laga perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo.


Jadwal Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Perebutan Medali Perunggu Besok

5 Agustus 2021

Jadwal Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Perebutan Medali Perunggu Besok

Cabang sepak bola putra Olimpiade Tokyo akan mempertemukan Meksiko vs Jepang dalam perebutan medali perunggu sementara Brasil vs Spanyol berebut emas.


Semifinal Olimpiade Tokyo, Meksiko Vs Brasil 1-4 Setelah Adu Penalti

3 Agustus 2021

Semifinal Olimpiade Tokyo, Meksiko Vs Brasil 1-4 Setelah Adu Penalti

Laga semifinal Olimpiade Tokyo antara Meksiko vs Brasil harus ditentukan melalui babak adu penalti. Timnas Brasil lolos ke final dengan skor 4-1


Semifinal Olimpiade Tokyo Meksiko Vs Brasil 0-0, Lanjut ke Babak Tambahan

3 Agustus 2021

Semifinal Olimpiade Tokyo Meksiko Vs Brasil 0-0, Lanjut ke Babak Tambahan

Laga Meksiko vs Brasil berakhir imbang selama 90 menit sehingga harus dilanjutkan dengan babak tambahan.