FIFA Selidiki Pelanggaran Rasis

Reporter

Wasit Piala Dunia FIFA dan asisten mereka menghadiri sesi pelatihan wasit di Rio de Janeiro, Brasil (6/6). (AP Photo/Hassan Ammar)

TEMPO.CO, Jakarta - Federasi Sepak Bola Internasional (Federation Internationale de Football Association–FIFA) mulai melakukan investigasi terkait dengan pernyataan berbau rasisme saat pertandingan Meksiko melawan Kamerun pada Jumat lalu. Menurut FIFA, perkataan-perkataan bernada rasis yang diucapkan suporter Meksiko tidak semestinya terjadi.

Sumber FIFA kepada BBC mengatakan ucapan atau sindiran diskriminasi diduga juga dilakukan suporter Brasil, Kroasia, dan Rusia. Tahun lalu, FIFA telah mengeluarkan aturan yang ketat terkait dengan pelanggaran rasisme.

Aturan tersebut, antara lain, bila suporter tim suatu negara melakukan aksi rasisme, mereka tidak boleh melihat pertandingan. Bila melakukan pelanggaran lebih serius, hukumannya adalah pengurangan poin, degradasi, sampai pengusiran dari kompetisi. Sebelumnya FIFA menerapkan sanksi berupa denda, tapi tidak menimbulkan efek jera.

BBC NEWS | SETIAWAN ADIWIJAYA

Berita lainnya:
MU Siap Tawar Khedira Rp 325 Miliar
Pekerman: Cuadrado Layak Membela Barcelona
Evan Dimas Cs Dijajal Sriwijaya FC

 






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

3 Agustus 2020

Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

Badan sepak bola dunia FIFA menyatakan pihak berwenang Swiss tidak mempunyai alasan untuk meluncurkan penyelidikan kriminal atas Gianni Infantino.


Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

26 Mei 2020

Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

Badan sepak bola dunia (FIFA) menskors presiden federasi sepak bola Haiti Yves Jean-Bart terkait kasus pelecehan seks.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

27 Maret 2018

Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

Negara-negara yang menyatakan akan melakukan boikot bertambah ketika Piala Dunia 2018 tinggal tiga bulan lagi.


Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

19 Maret 2018

Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan kecemasan terhadap potensi bentrok suporter Rusia dan Inggris tak akan terjadi di Piala Dunia 2018.


FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

13 Februari 2018

FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

Keputusan FIFA untuk mengijinkan ibukota Chechnya, Grozny, sebagai markas Timnas Mesir mengundang protes.


Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

3 Februari 2018

Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

Sami Al-Jaber bangga tim Arab Saudi bisa bermain pada partai pembukaan Piala Dunia 2018.