Pepe Diskors Satu Laga dan Denda Rp 200 Juta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pepe. AP/Bela Szandelszky

    Pepe. AP/Bela Szandelszky

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain belakang tim nasional Portugal, Pepe, dihukum FIFA larangan tampil satu pertandingan dan denda, menyusul kartu merah atas aksi provokatif dalam pertandingan melawan Jerman. Sebelumnya, Pepe dikabarkan bakal diskors sebanyak tiga pertandingan.

    Pepe diusir ke luar lapangan pada menit ke-37 oleh wasit Milorad Mazic ketika Portugal dikalahkan Jerman dengan skor 0-4, di Itaipava Arena Fonte Nova, 16 Juni lalu. Pepe dinilai melakukan tindakan provokatif dengan menanduk kepala Thomas Muller.

    Insiden tersebut berawal ketika Pepe dan Muller berduel mendapatkan bola. Dalam tayangan ulang, tangan Pepe mengenai wajah Muller sehingga terjatuh. Bek Real Madrid itu menganggap Muller berpura-pura kesakitan.

    Kesal akan aksi Muller, pemain berdarah Brasil itu kemudian beradu mulut dan langsung melancarkan sundulan ke kepala Muller. Wasit Mazic melihat insiden tersebut dan langsung mengganjar Pepe dengan kartu merah.

    Pemain 28 tahun itu dipastikan tak bisa tampil ketika Portugal menghadapi Amerika Serikat pada 23 Juni mendatang. Selain diskors satu laga, Pepe mendapat denda sebesar 12,332 ribu euro atau sekitar Rp 200 juta.

    Selain hukuman untuk Pepe, FIFA memutuskan sanksi larangan tampil satu pertandingan kepada Maxi Pereira. Bek kanan Uruguay mendapat kartu merah ketika tampil menghadapi Kosta Rika.

    SKY SPORTS | ANTONIUS WISHNU

    Baca juga:
    Spanyol Vs Cile: Casillas Tetap Turun
    Kapten Uruguay Absen Lawan Inggris
    Tertinggal 0-2 dari Cile, Spanyol di Ujung Tanduk
    Cile Kirim Pulang Spanyol
    Belanda Tekuk Australia, Robben Tak Puas
    Drogba: Pantai Gading Selalu Tampil Serius
    Lallana Optimistis Inggris Tekuk Uruguay


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto