Katsouranis Dikartu Merah, Jepang-Yunani Masih 0-0  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Yunani  Kostas Katsouranis tertunduk setelah berakhirnya pertandingan Grup A Euro 2012 melawan Rep. Ceko di Stadion kota Wroclaw, Polandia (12/6). REUTERS/Sergio Perez

    Pemain Yunani Kostas Katsouranis tertunduk setelah berakhirnya pertandingan Grup A Euro 2012 melawan Rep. Ceko di Stadion kota Wroclaw, Polandia (12/6). REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, Jakarta - Yunani harus menerima kerugian setelah Konstantinos Katsouranis diusir keluar lapangan, dalam pertandingan kedua Grup C Piala Dunia 2014 melawan Jepang di Arena das Dunas, Jumat, 20 Juni 2014. Meski bermain dengan 10 orang sejak menit 38, Yunani masih mampu menahan Jepang dengan skor 0-0 hingga babak pertama berakhir.

    Wasit Joel Antonio Aguilar memberikan kartu kuning kedua kepada Katsouranis pada menit 38 seusai melanggar Makoto Hasebe. Padahal, 11 menit sebelumnya, Katsouranis menerima kartu kuning pertama.

    Yunani sempat mengancam gawang Jepang di menit 10. Namun sepakan Panagiotis Kone mampu diamankan Eiji Kawashima.

    Pada menit ke-11 giliran Jepang yang mengancam gawang Orestis Karnezis. Sayangnya sepakan Yuya Osako melayang jauh dari sasaran. Pemain gelandang Keisuke Honda melancarkan tendangan bebas terarah di menit 28. Namun bola berhasil dihalau Karnezis.

    ADVERTISEMENT

    Pada 10 menit jelang turun minum, Yunani memiliki peluang emas lewat kaki Vassilis Torosidis. Tapi sepakan kaki kanan bek AS Roma itu mampu digagalkan Kawashima.

    Susunan pemain:
    Jepang:
    Kawashima; Uchida, Konno, Yoshida, Nagatomo; Hasebe, Yamaguchi; Okazaki, Honda, Okubo; Osako.

    Yunani:
    Karnezis; Torosidis, Manolas, Sokratis, Holebas; Katsouranis, Maniatis, Kone; Fetfatzidis, Samaras, Mitroglou.

    ANTONIUS WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.