Tabarez: Inggris Sulit Menyerang Kami

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wayne Rooney dihadang oleh pemain Uruguay, Nicolas Lodeiro (kiri) dan Cristian Rodriguez (kanan) saat laga pada piala dunia di Brazil, 20 Juni 2014. Uruguay menang 2-1 atas Inggris. REUTERS/Paulo. REUTERS/Damir Sagolj

    Wayne Rooney dihadang oleh pemain Uruguay, Nicolas Lodeiro (kiri) dan Cristian Rodriguez (kanan) saat laga pada piala dunia di Brazil, 20 Juni 2014. Uruguay menang 2-1 atas Inggris. REUTERS/Paulo. REUTERS/Damir Sagolj

    TEMPO.CO, Sao Paulo - Penyerang Luis Suarez menyumbang dua gol bagi Uruguay untuk meraih kemenangan 2-1 atas Inggris dalam laga kedua penyisihan Grup D Piala Dunia di Arena Corinthians, Sao Paulo, Jumat, 20 Juni 2014. Selain penampilan gemilang Suarez, Manajer Uruguay Oscar Tabarez mengatakan kemenangan itu diperoleh karena Inggris tak mampu menembus pertahanan mereka.

    Tabarez yakin kedua tim sebenarnya punya kesempatan untuk memenangi pertandingan itu. Namun para pemain Inggris kesulitan membangun serangan dan Edinson Cavani berhasil menjalankan tugasnya untuk menghambat gerak pengatur serangan Inggris, Steven Gerard. "Cavani melakukan pekerjaan luar biasa. Dia membantu menetralkan Gerard," kata Tabarez.

    Berdasarkan pengalamannya, menurut Tabarez, setiap tim bisa kalah meski sudah menjalankan pola bermain yang terencana dengan baik. Tabarez menyatakan Inggris sebenarnya tim yang tak punya kelemahan. Namun Tabarez menekankan Uruguay punya pertahanan solid yang membuat Inggris repot. "Jika ini sebuah film, penonton pasti mengharapkan hasil akhir yang indah, setidaknya untuk Uruguay," kata Tabarez.

    Dengan kemenangan ini, Uruguay masih berpeluang lolos dari penyisihan grup. Sebelumnya, pada laga perdana, Uruguay kalah 1-3 dari Kosta Rika. Namun tabungan tiga angka setelah mengalahkan Inggris memperpanjang asa Uruguay. Sedangkan Inggris dipastikan tak bisa melanjutkan ke babak 16 besar meski masih punya satu pertandingan melawan Kosta Rika. Pada laga perdana melawan Italia, Inggris keok 1-2.

    Tabarez puas tim asuhannya berhasil menunjukkan bahwa persaingan di Grup D belum berakhir. "Pada level ini, perbedaan antara menang dan kalah sangat tipis, semuanya bergantung pada detail yang kecil-kecil," kata Tabarez.

    SKYSPORT | GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.