Italia dan Uruguay Harus Saling Bunuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Kosta Rika, Junior Diaz melakukan selebrasi bersama ratusan pendukung atas keberhasilan Kosta Rika menumbang Italia dengan skor 1-0. AP/Ricardo Mazalan

    Pemain Kosta Rika, Junior Diaz melakukan selebrasi bersama ratusan pendukung atas keberhasilan Kosta Rika menumbang Italia dengan skor 1-0. AP/Ricardo Mazalan

    TEMPO.COJakarta -- Satu gol dari penyerang Kosta Rika, Bryan Ruiz, sudah cukup untuk membuat Italia kelabakan di ajang Piala Dunia kali ini. Gol tunggal itu membawa Kosta Rika meraih kemenangan kedua dalam pertandingan penyisihan Grup D yang berlangsung di Arena Pernambuco, Recife, Jumat, 20 Juni 2014. Italia dan Uruguay harus saling bunuh untuk berebut tiket 16 besar.

    Kosta Rika sudah aman melenggang ke babak 16 Besar karena mengantongi dua kemenangan. Di laga pertama, Minggu, 15 Juni 2014, tim asuhan Jorge Luis Pinto itu berhasil menaklukkan Uruguay dengan skor 3-1. Dengan mengalahkan Italia, Kosta Rika kini berada di puncak klasemen grup dengan mengantongi nilai enam dan memasukkan empat gol.

    Italia tampil meyakinkan di laga perdana dengan mengalahkan Inggris 2-1 di Arena Amazonia, Manaus, Minggu, 15 Juni 2014. Statistik menunjukkan penguasaan bola Italia mencapai 52 persen, sedangkan Inggris 48 persen. Dari 12 tembakan yang dilepaskan tim Italia, lima di antaranya mengarah ke gawang. Dua gol Italia dicetak oleh Claudio Marchisio dan Mario Balotelli. Inggris memperkecil selisih skor melalui gol Daniel Sturridge. 

    Namun, Italia tampak kalang kabut di laga keduanya menghadapi Kosta Rika yang bermain dengan tempo cepat. Pertahanan Kosta Rika yang begitu rapat tak bisa ditembus oleh serangan Italia. Kiper Kosta Rika, Keylor Navas, juga tampil cemerlang menjaga gawang. 

    Dengan hasil itu, Italia bakal menghadapi masalah besar saat melawan Uruguay, 24 Juni 2014. Uruguay tengah mendapat angin segar setelah sukses menaklukkan Inggris 2-1. Mereka bisa lolos ke babak 16 Besar jika berhasil mengalahkan Italia. Uruguay tampaknya bakal bermain ngotot untuk mendapatkan kemenangan karena hasil seri belum menjamin mereka lolos ke babak 16 Besar. 

    Peluang yang sama sebenarnya juga dimiliki Italia jika mereka bisa menaklukkan Uruguay. Masalahnya, Uruguay punya gaya permainan bertempo cepat seperti yang ditunjukkan Kosta Rika. Uruguay juga punya Luis Suarrez, pemain yang menjebol gawang Inggris dua kali. Suarrez yang permainannya tengah menanjak itu bakal bikin repot barisan belakang Italia. 

    Italia sementara menempati peringkat kedua dengan poin 3. Uruguay berada di peringkat ketiga dengan poin sama seperti Italia namun tertinggal dalam selisih gol. Italia dan Uruguay sama-sama memasukan tiga gol. Namun, Uruguay kemasukan satu gol lebih banyak ketimbang Italia.  
    FIFA | GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.