Capello Masih Percaya Akinfeev

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aleksandr Kerzhakov melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Korea Selatan untuk menyamakan kedudukan. Russia hanya mampu bermain imbang dengan Korea Selatan 1-1. Christopher Lee/Getty Images

    Aleksandr Kerzhakov melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Korea Selatan untuk menyamakan kedudukan. Russia hanya mampu bermain imbang dengan Korea Selatan 1-1. Christopher Lee/Getty Images

    TEMPO.CO, Rio de Janeiro - Kiper Rusia, Igor Akinfeev, membuat kesalahan fatal saat menghadapi Korea Selatan, Rabu, 18 Juni 2014. Akinfeev gagal menangkap bola tendangan Lee Keun-ho hingga berbuah gol. Rusia saat itu akhirnya hanya bermain imbang 1-1. Namun pelatih Rusia, Fabio Capello, masih mempercayai Akinfeev tampil dalam laga kedua menghadapi Belgia, Minggu, 22 Juni 2014.

    Capello tak bakal mengganti Akinfeev hanya gara-gara kiper itu melakukan satu blunder. "Aku sudah mengambil keputusan setelah kejadian itu bahwa Akinfeev akan tetap main karena dia kiper yang andal," kata Capello pada sesi latihan tim di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Sabtu lalu. "Aku tak pernah berpikir sedikit pun untuk menggantinya. Dia salah satu yang terbaik di dunia."

    Akinfeev memang beruntung. Enam menit setelah blunder itu, rekan setimnya, Alexander Kerzhakov, mencetak gol yang menyelamatkan Rusia dari kekalahan. Tendangan spekulatif dari Lee itu seharusnya bisa dengan mudah ditangkap Akinfeev. Namun bola justru tergelincir dari genggamannya dan meluncur masuk gawang. Akinfeev yang syok dengan gol itu hanya terbaring sambil menutup wajah dengan telapak tangannya.

    Capello memang membela Akinfeev. Sedangkan bek yang sekaligus kapten tim, Vasily Berezutsky, tak ingin mengomentari kesalahan yang dilakukan kiper CSKA Moskow tersebut. "Setiap orang bisa berbuat salah. Saat itu aku hanya bilang padanya untuk bangun dan jangan buang waktu karena kita butuh menang, hanya itu," kata Berezutsky.

    ADVERTISEMENT

    Rusia butuh kemenangan menghadapi Belgia supaya peluang lolos dari penyisihan Grup H makin terbuka. Belgia sendiri punya awal yang bagus dengan mengalahkan Aljazair 2-1. Penyerang Romelu Lukaku dan playmaker Eden Hazard jadi senjata mematikan Belgia. "Dari seluruh pertandingan kualifikasi, tim inilah yang mengejutkan semua orang," kata Capello tentang Belgia.

    Menurut Capello, Belgia adalah tim yang stabil dan kuat dengan sokongan kemampuan individu yang hebat. "Aku sangat menghormati Belgia, tapi aku punya kepercayaan lebih besar untuk timku," kata Capello.

    AP | GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...