Argentina Terlalu Bergantung pada Messi  

Reporter

Editor

Nur Haryanto

Lionel Messi. Matthias Hangst/Getty Images

TEMPO.CO, Belo Horizonte - Argentina kian berpusat pada Lionel messi. Bahkan ada kesan tim itu terlalu bergantung pada pemain Barcelona ini. Hal itu terlihat dalam dua laga yang sudah dijalani tim Tango itu di Piala Dunia 2014.

Dalam laga pertama, saat Argentina mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-1, sang pelatih, Alejandro Sabella, akhirnya mengubah formasi 5-3-2 menjadi 4-3-3 demi mengakomodasi permainan Messi, yang kemudian mampu mencetak gol penentu kemenangan.

Dalam laga terakhir, saat melawan Iran, peran Messi bahkan terkesan dramatis. Saat itu, pertandingan sudah memasuki injury time, menit ke-91. Para pendukung Iran di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, Sabtu malam lalu, itu semakin antusias. Nyanyian "Ole, ole, Iran!" terus membahana. Mereka antusias menyambut sejarah hebat buat tim pujaannya: berhasil menahan imbang Argentina tanpa gol dalam laga pada babak penyisihan Grup F Piala Dunia 2014.

Namun mimpi itu tiba-tiba hancur. Lionel Messi, bintang Argentina yang sebelumnya seperti kehilangan kecemerlangannya, mendapatkan bola di sektor kiri pertahanan Iran. Dari luar kotak penalti, ia memanfaatkan ruang kosong untuk melakukan tendangan pisang dengan kaki kirinya. Bola hasil tendangannya itu gagal dibendung kiper Ali Reza Haghighi, sekaligus memastikan Argentina lolos ke babak 16 besar lewat kemenangan 1-0.

Gelandang Argentina, Javier Mascherano, bersyukur Argentina memiliki pemain sekaliber Messi. “Itulah Leo. Pada hari ketika dia tak mampu menunjukkan aura briliannya, dengan satu gerakan ia bisa memenangi pertandingan,” kata pemain yang malam itu menjalani laga ke-100 tersebut.

Alejandro Sabella ikut memuji penyerang gesit itu. "Bersama Messi, semuanya serba mungkin. Bahkan dua kiper pun tak akan mampu menstop tendangannya itu,” katanya. “Semua pemain sudah berkontribusi, tapi tentu saja kami memiliki seorang jenius yang bernama Messi. Untungnya ia adalah orang Argentina. Semua ingin memilikinya, tapi ia adalah milik kami.” (Baca:Disebut Bawa Sial, Maradona Acungkan Jari Tengah) 

Sebelum gol Messi itu, Argentina mendominasi permainan dan memiliki penguasaan bola hingga 71 persen. Dalam pertandingan yang disaksikan 57 ribu orang itu—termasuk legenda Argentina, Diego Maradona—Messi cs juga mampu melepaskan 19 tendangan, dan 9 di antaranya tetap sasaran. Adapun Iran hanya mampu melepaskan 8 tendangan, dan hanya 4 yang tepat sasaran. Meski demikian, Iran, yang menumpuk banyak pemainnya di lini belakang dan bermain sangat disiplin mampu membuat tim Tango frustrasi.

Messi mengakui laga itu sangat sulit bagi timnya. “Mereka bisa menutup lini belakang, jadi sangat sulit membobolnya,” kata pemain yang dijuluki La Pulga (Si Kutu) ini. Ia sendiri tak berdaya karena terus dijaga dua-empat pemain Iran. Toh, pemain 26 tahun itu akhirnya bisa mencetak gol—sumbangan ke-40 buat Argentina—lewat satu-satunya tembakan tepat yang ia lepaskan dari enam upaya. “Setelah mencetak gol itu, saya sangat bahagia, karena kami sudah berada di waktu tambahan dan sangat ingin lolos ke babak berikutnya.” (Baca:Beginilah Penentuan Klasemen Grup Piala Dunia)

REUTERS | FIFA

Berita lainnya:
Singkong Goreng dan Bintang Sepak Bola Brasil  
Ronaldo Ucapkan Selamat pada Klose
FIFA Selidiki Suporter Jerman Berias Serbahitam






Hasil FIFA Matchday: Argentina vs Honduras 3-0, Brasil Vs Ghana 3-0; Messi dan Richarlison Bikin Brace

22 jam lalu

Hasil FIFA Matchday: Argentina vs Honduras 3-0, Brasil Vs Ghana 3-0; Messi dan Richarlison Bikin Brace

Hasil laga persahabatan FIFA Matchday: Argentina vs Honduras 3-0 dan Brasil Vs Ghana 3-0. Richarlison dan Lionel Messi cetak brace.


Isi Kontrak dengan Barca Bocor, Ini Deretan Mansion Milik Lionel Messi

2 hari lalu

Isi Kontrak dengan Barca Bocor, Ini Deretan Mansion Milik Lionel Messi

Lionel Messi mempunyai sederetan properti mewah di Eropa.


Lisandro Martinez Terkejut dengan Perlakuan Penggemar Manchester United Kepadanya

8 hari lalu

Lisandro Martinez Terkejut dengan Perlakuan Penggemar Manchester United Kepadanya

Lisandro Martinez pindah ke Manchester United dari Ajax pada bursa transfer musim panas tahun ini mengikuti Erik ten Hag.


Leandro Paredes Ungkap Alasan Gabung ke Juventus dengan Status Pinjaman dari PSG

15 hari lalu

Leandro Paredes Ungkap Alasan Gabung ke Juventus dengan Status Pinjaman dari PSG

Leandro Paredes tiba di Juventus tak lama setelah Angel Di Maria pindah ke klub Liga Italia itu dengan status bebas transfer dari PSG.


FIFA Sepakat Batalkan Laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Antara Brasil dan Argentina

39 hari lalu

FIFA Sepakat Batalkan Laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Antara Brasil dan Argentina

Laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Brasil dan Argentina yang tahun lalu dihentikan, tidak akan dipertandingkan lagi.


Angel Di Maria Sebut Lionel Messi sudah Pasti Main di Piala Dunia 2022 Qatar

26 Juni 2022

Angel Di Maria Sebut Lionel Messi sudah Pasti Main di Piala Dunia 2022 Qatar

Angel Di Maria menydari bahwa tidak ada jaminan untuk dia mendapatkan tempat di skuad Timnas Argentina di Piala Dunia 2022.


Hasil Laga Uji Coba: Argentina vs Estonia 5-0, Lionel Messi Borong Semua Gol

6 Juni 2022

Hasil Laga Uji Coba: Argentina vs Estonia 5-0, Lionel Messi Borong Semua Gol

Lionel Messi memborong lima gol saat Timnas Argentina mengalahkan Estonia 5-0 dalam laga uji coba.


Lionel Messi: Timnas Argentina Siap Hadapi Siapapun di Piala Dunia 2022

3 Juni 2022

Lionel Messi: Timnas Argentina Siap Hadapi Siapapun di Piala Dunia 2022

Kapten timnas Argentina Lionel Messi mengatakan negaranya siap untuk bersaing pada Piala Dunia 2022 seusai membawa Albicelete menjuarai Finalissima.


Lionel Messi Bicara Dampak Buruk Covid-19 yang Pernah Dia Derita

2 Juni 2022

Lionel Messi Bicara Dampak Buruk Covid-19 yang Pernah Dia Derita

Lionel Messi untuk pertama kalinya bicara kepada media mengenai Covid-19 yang pernah dia derita tahun ini.


Hasil Finalissima: Timnas Argentina Kalahkan Italia 3-0, Messi Beri 2 Assist

2 Juni 2022

Hasil Finalissima: Timnas Argentina Kalahkan Italia 3-0, Messi Beri 2 Assist

Timnas Argentina berhasil menjuarai Finalissima dengan mengalahkan Italia 3-0.