Neymar Pimpin Perebutan Sepatu Emas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neymar. Clive Brunskill/Getty Images

    Neymar. Clive Brunskill/Getty Images

    TEMPO.COBrasilia - Pemain muda Brasil, Neymar, memimpin perebutan trofi sepatu emas setelah mencetak dua gol dalam laga melawan Kamerun, Selasa, 24 Juni 2014 dinihari. Pertandingan final di Grup A itu berakhir dengan skor 4-1 untuk Brasil dan membuat tim tuan rumah menjadi pemuncak Grup A.

    Dua gol Neymar yang dicetak pada menit ke-17 dan ke-35 itu membuat dia menjadi pencetak gol tersubur untuk sementara, dengan empat gol. (Baca:Dua Gol Neymar Bawa Brasil Unggul 2-1 di Babak 1). Di lain pihak, Karim Benzema, Thomas Mueller, Arjen Robben, Robin van Persie, dan Enner Valencia sama-sama mengumpulkan tiga gol.

    Bila ditotal, Neymar yang baru berusia 22 tahun itu sudah mempersembahkan 35 gol untuk tim Samba. "Saya bermain tanpa tekanan. Bertanding di sini adalah mimpi saya sejak kecil yang jadi nyata," kata dia kepada Fifa.com, Selasa, 24 Juni 2014. 

    Punggawa Barcelona itu mengatakan timnya kini semakin solid dan yakin bisa menjuarai Piala Dunia di rumah mereka sendiri. "Saya akan melakukan apa saja untuk tim, bukan hanya lewat gol," katanya. (Baca: Rambut Baru Neymar di Piala Dunia Bikin Masalah)

    Dua gol lain untuk Brasil masing-masing dicetak oleh Fred pada menit ke-49 dan Fernandinho pada menit ke-84. Hasil ini membuat tim Samba memuncaki Grup A dan akan menghadapi Cile di babak 16 besar. 

    FIFA | THE GUARDIAN | ANGGRITA DESYANI

    Terpopuler:
    Akil Mochtar Minta Kewarganegaraan Dicabut
    Rapor APBD DKI Merah, Ahok Bela Jokowi
    Kirim Surat ke Google, Bocah Minta Ayahnya Libur
    Bank Dunia: RI Terancam Ledakan Pengangguran
    Buku Baru Ungkap 'Perang Dingin' Obama-Clinton

     




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.