Lawan Nigeria, Argentina Formasi Menyerang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Argentina mencium replika trofi Piala Dunia sebelum pertandingan sepak bola antara Argentina dan Bosnia di Stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Juni 2014. Pendukung tersebut berharap Lionel Messi dan tim bisa membawa pulang piala dunia untuk Argentina. (AP/Kirsty Wigglesworth)

    Pendukung Argentina mencium replika trofi Piala Dunia sebelum pertandingan sepak bola antara Argentina dan Bosnia di Stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Juni 2014. Pendukung tersebut berharap Lionel Messi dan tim bisa membawa pulang piala dunia untuk Argentina. (AP/Kirsty Wigglesworth)

    TEMPO.CO, Brasil - Pelatih tim nasional Argentina, Alejandro Sabella, mengatakan bakal mempertahankan formasi 4-3-3 ketika menjalani pertandingan Grup F melawan Nigeria di Stadion Estadio Beira-Rio, Rabu malam, 25 Juni 2014. Formasi tersebut lekat dengan taktik menyerang. "Kami hampir pasti bermain dengan formasi 4-3-3," katanya.

    Sabella berjanji akan membawakan Argentina kemenangan maksimal dalam pertandingan ini. Ia optimistis meraih impain itu dengan mengandalkan Messi, yang baru saja berulang tahun yang ke-27. "Kami harus memperbaiki, dimulai dengan saya. Perlu lebih banyak gerakan untuk menemukan ruang," katanya.

    Nigeria dan Argentina bukan kali ini saja bertemu. Mereka pernah saling berhadapan dalam Piala Dunia 1994, 2002, dan 2010. Argentina memenangi semua laga itu. Namun kali ini Nigeria dipastikan akan bekerja keras melawan Argentina lantaran mereka bisa tersingkir dari fase grup bila kalah.

    Adapun Argentina sudah dipastikan lolos ke 16 besar Piala Dunia setelah menang atas Bosnia (2-1) dan Iran (1-0). Meski begitu, pertandingan ini bakal menjadi ajang pembuktian bagi para pemain yang dianggap belum tampil sebagaimana layaknya dalam laga sebelumnya.

    Meski begitu, Sabella belum menentukan siapa saja yang bakal berada di posisi strategis, seperti penyerang dan gelandang. Sebab, ia menunggu penyembuhan kondisi fisik beberapa pemainnya. "Selalu ada risiko masalah, seseorang merasakan sakit pada saat terakhir, selalu ada risiko yang diragukan dari pemain," ucapnya.

    Tak mau kalah dengan Sabella, pelatih Nigeria, Stephen Keshi, mengatakan sudah memiliki strategi khusus untuk menjegal Messi.

    Strategi itu, kata dia, dipelajari dari pertandingan Argentina melawan Iran sebelumnya. "Aku yakin dalam pertandingan nanti Nigeria akan memiliki gaya dan karakter yang berbeda," ucapnya, menolak membeberkan strategi yang dimaksud.

    BRAMPTONGUARDIAN | TRI SUHARMAN

    Berita lain:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.