Lawan Korsel, Belgia Istirahatkan Pemain Pilar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marouane Fellaini (kiri) melakukan selebrasi bersama Dries Mertens setelah keduanya berhasil menyumbang masing-masing satu gol ke gawang Aljazair, pada pertandingan piala dunia di Brazil, 18 Juni 2014. Belgia menang atas Aljaziar dengan skor 2-1. REUTERS/Dominic Ebenbichler

    Marouane Fellaini (kiri) melakukan selebrasi bersama Dries Mertens setelah keduanya berhasil menyumbang masing-masing satu gol ke gawang Aljazair, pada pertandingan piala dunia di Brazil, 18 Juni 2014. Belgia menang atas Aljaziar dengan skor 2-1. REUTERS/Dominic Ebenbichler

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Belgia, Marc Wilmots, menyimpan beberapa pemain pilarnya ketika menghadapi Korea Selatan dalam pertandingan terakhir Grup H di Arena Corinthians, Jumat, 27 Juni 2014. Keputusan Wilmots merotasi skuadnya tak lepas karena kepastian mereka mengamankan tiket ke 16 besar Piala Dunia 2014.

    Wilmots membangkucadangkan Eden Hazard, Vincent Kompany, Axel Witsel, Kevin de Bruyne, Toby Alderweireld, dan Romelu Lukaku, yang selalu tampil dalam dua pertandingan awal Grup H. Sebagai gantinya, Wilmots menurunkan pemain lapis kedua macam Anthony Vanden Borre, Nicolas Lombaerts, Steven Defour, dan pemain muda Adnan Januzaj.

    Bagi Januzaj, ini adalah penampilan keduanya untuk timnas Belgia. Sedangkan posisi penjaga gawang masih menjadi milik Thibaut Courtois.

    Di kubu lawan, pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, menurunkan skuad terbaiknya. Son Heung-min jadi andalan di lini depan bersama Kim Shin-wook. Kapten Koo Ja-cheol mengisi lini tengah bersama winger Lee Chung-ying dan gelandang bertahan Ki Sung-yong.

    ADVERTISEMENT

    Susunan pemain:
    Korea Selatan:
    Jung Sung-ryong; Lee Yong, Kim Young-gwong, Hong Jeong-ho, Yoon Suk-young; Ki Sung-yong, Han Kook-young, Koo Ja-cheol, Lee Chung-yong; Kim Shin-wook, Son Heung-min

    Belgia:
    Courtois; Vandenborre, Van Buyten, Lombaerts, Vertonghen; Defour, Dembele, Fellaini, Mirallas, Januzaj; Mertens

    ANTONIUS WISHNU

    Baca juga:
    Argentina Vs Nigeria Ditutup 3-2
    Bosnia-Herzegovina Kalahkan Iran 3-1
    Pelatih Jepang Mengundurkan Diri
    Bermain Seri, Ekuador Gagal ke 16 Besar
    Gelandang Nigeria Patah Tangan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.