Chiellini: Hukuman buat Suarez Terlalu Berat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Luis Suarez saat terlihat berjalan di hotelnya di Natal, Brasil, 25 Juni 2014. FIFA juga melarang Suarez mengikuti 9 pertandingan. AP/Hassan Ammar

    Ekspresi Luis Suarez saat terlihat berjalan di hotelnya di Natal, Brasil, 25 Juni 2014. FIFA juga melarang Suarez mengikuti 9 pertandingan. AP/Hassan Ammar

    TEMPO.COJakarta - Giorgio Chiellini, bek Italia yang digigit striker Uruguay, Luis Suarez, malah bersimpati terhadap pemain yang akibat ulahnya itu mendapat hukuman berat dari Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

    "Sekarang, di dalam diri saya, tidak ada perasaan gembira, kepuasan balas dendam, atau kemarahan terhadap Suarez atas kejadian di lapangan," kata Chiellini di situs pribadinya, Giorgiochiellini.com. "Itu sudah selesai."

    Suarez harus pulang lebih cepat daripada Brasil setelah mendapat hukuman dari FIFA berupa larangan melakoni laga internasional sembilan kali dan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan sepak bola selama empat bulan akibat ulahnya menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini, dalam pertandingan Grup D Piala Dunia 2014, Selasa malam, 24 Juni 2014.

    "Sekarang saya hanya berpikir mengenai Luis dan keluarganya, karena mereka akan menghadapi saat-saat yang sulit," kata Chiellini. "Saya selalu berpikir bahwa keputusan resmi tidak bisa diganggu gugat, tapi, di sisi lain, saya percaya bahwa hukuman buat Suarez terlalu berat."

    Chiellini pun berharap Suarez tetap diperbolehkan berada di dekat rekan-rekan setimnya selama pertandingan-pertandingan yang akan dijalani. "Larangan seperti itu benar-benar membuat seorang pemain merasa diasingkan," katanya. 

    GOAL | GADI MAKITAN

    Baca juga:

    Luis Suarez Disambut Mesra di Uruguay

    Demam Tato Gara-gara Neymar  

    Bagaimana Pengaruh Puasa pada Pemain Piala Dunia?  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.