Presiden Uruguay Tuding FIFA Berat Sebelah

Reporter

Editor

Arie Firdaus

Presiden Uruguay Jose Mujica berfoto dengan anjingnya, Manuela, di rumahnya di pinggiran Montevideo, Uruguay (2/5). (AP/Matilde Campodonico)

TEMPO.CO, Montevideo - Presiden Uruguay Jose Mujica menuding Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) berat sebelah dalam memutus kasus gigitan penyerang tim nasional Uruguay, Luis Suarez.

Kata Mujica, FIFA seharusnya lebih bijak dalam memutus kasus tersebut dan melihat kejadian secara utuh. "Gigitan itu adalah respons dari provokasi pemain Italia," kata Mujica dalam wawancara di salah satu program televisi, De Zurda, Sabtu, 28 Juni 2014. "Ia terus mendorong-dorong Suarez sepanjang laga, sampai akhirnya ia mendapatkan apa yang ia inginkan."

Tak cukup sampai di situ, Mujica bahkan menyebut sanksi FIFA kepada Suarez sebagai serangan kepada pemain yang tumbuh dalam kemiskinan.

Mujica tak merinci maksud pernyataannya itu. Namun bisa jadi pernyataan itu adalah sindiran kepada Chiellini yang menyandang gelar doktor bidang ekonomi dari Universitas Turin.

"Mereka (FIFA) tak paham kesenangan yang hadir saat bermain bola dalam kubangan. Mereka juga tak punya keinginan memahami bahwa anak-anak seperti Suarez juga punya kecerdasan di kakinya," kata Mujica lagi. "Itu semua karena mereka terlahir dari golongan sosial berbeda."

Mujica memang dikenal luas sebagai sosok presiden yang kontroversial. Ia dijuluki sebagai "Presiden Termiskin di Dunia" setelah menolak tinggal di istana kepresidenan dan memilih tinggal di rumah sederhana di pinggiran Kota Montevideo. Ia pun menyumbangkan 90 persen gajinya--dari total US$ 12 ribu--untuk kegiatan sosial.

MARCA | ARIE FIRDAUS






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

3 Agustus 2020

Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

Badan sepak bola dunia FIFA menyatakan pihak berwenang Swiss tidak mempunyai alasan untuk meluncurkan penyelidikan kriminal atas Gianni Infantino.


Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

26 Mei 2020

Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

Badan sepak bola dunia (FIFA) menskors presiden federasi sepak bola Haiti Yves Jean-Bart terkait kasus pelecehan seks.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

27 Maret 2018

Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

Negara-negara yang menyatakan akan melakukan boikot bertambah ketika Piala Dunia 2018 tinggal tiga bulan lagi.


Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

19 Maret 2018

Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan kecemasan terhadap potensi bentrok suporter Rusia dan Inggris tak akan terjadi di Piala Dunia 2018.


FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

13 Februari 2018

FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

Keputusan FIFA untuk mengijinkan ibukota Chechnya, Grozny, sebagai markas Timnas Mesir mengundang protes.


Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

3 Februari 2018

Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

Sami Al-Jaber bangga tim Arab Saudi bisa bermain pada partai pembukaan Piala Dunia 2018.