Hamman: Timnas Jerman Tak Sekuat Dulu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Jerman Bastian Schweinsteiger (tengah), bereaksi setelah kehilangan kesempatan cetak gol dalam pertandingan Jerman dan Ghana di Arena Castelao, Fortaleza, Brasil, 21 Juni 2014. Hasil imbang buat selisih poin Jerman menipis dengan Amerika yakni 1 poin. (AP/Matthias Schrader)

    Pemain Jerman Bastian Schweinsteiger (tengah), bereaksi setelah kehilangan kesempatan cetak gol dalam pertandingan Jerman dan Ghana di Arena Castelao, Fortaleza, Brasil, 21 Juni 2014. Hasil imbang buat selisih poin Jerman menipis dengan Amerika yakni 1 poin. (AP/Matthias Schrader)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan gelandang Jerman, Dietmar Hamann, mengatakan komposisi tim nasional panser saat ini tidak sekuat dalam tiga piala dunia sebelumnya. Hamann mengaku terus mengamati perkembangan tim asuhan Joachim Low dan merasa kinerja mereka masih belum optimal jika ingin menjadi juara.

    “Saya masih khawatir dengan performa timnas Jerman karena pada tiga turnamen sebelumnya, mereka memiliki skuad yang lebih baik meski tidak meraih satu trofi pun,” katanya seperti dikutip situs Daily Mail, Senin, 30 Juni 2014.

    Hamman menyebut gelandang Bastian Schweinsteiger pemain kunci Jerman saat ini. Mantan gelandang Liverpool ini mengatakan bahwa Schweinsteiger seringkali cedera dan jika dia tidak bermain dengan maksimal maka Jerman tidak akan mampu menjuarai piala dunia. “Jika Anda melihat pemain yang duduk di bangku cadangan, mereka tidak memilki pemgalaman. Tim cadangan terdiri dari enam atau tujuh pemain yang hanya empat kali bermain di tingkat internasional,” katanya.

    Hamman mengatakan Jerman memang memiliki pemain kunci seperti Toni Kroos dan Mario Gotze tapi kehilangan si kembar Bender. “Selain itu jalan Jerman ke final terjal karena kemungkinan mereka akan menghadapi Prancis, Brasil, kemudian Argentina atau Belanda. Tujuh pertandingan piala dunia memerlukan intensitas tinggi dan para pemain harus selalu tampil pada level terbaik,” katanya.

    ADVERTISEMENT

    Tapi, Hamman menilai Jerman masih memiliki pemain kunci seperti Thomas Muller yang bisa menjadi senjata utama. Muller mencetak hat-trick melawan Portugal. “Muller merupakan finisher yang seringkali menciptakan banyak peluang. Ia sangat cerdik. Kekuatan utamanya adalah kecepatan dan penyelesaian,” katanya.

    DAILY MAIL I ANANDA TERESIA

    Baca Juga:
    Barcelona Bidik Suarez Rp 1,6 Triliun Pekan Ini
    Piala Dunia Dibicarakan 1 Miliar Orang di Facebook  
    Swiss Tak Punya Strategi Khusus untuk Redam Messi    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.