Admir Mehmedi Ogah Bertukar Jersey dengan Messi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapten tim Argentina Lionel Messi, melakukan selebrasi saat mencetak gol pada pertandingan Piala Dunia 2014. Messi berada diurutan ketiga pencetak gol terbanyak sementara pada Piala Dunia 2014 dengan 4 gol, dan membawa timnya melaju kebabak 16 besar. REUTERS

    Kapten tim Argentina Lionel Messi, melakukan selebrasi saat mencetak gol pada pertandingan Piala Dunia 2014. Messi berada diurutan ketiga pencetak gol terbanyak sementara pada Piala Dunia 2014 dengan 4 gol, dan membawa timnya melaju kebabak 16 besar. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain Swiss, Admir Mehmedi, mengatakan ia tidak akan bersedia bertukar seragam dengan Lionel Messi seusai pertandingan perdelapan final Piala Dunia yang akan digelar pada Selasa malam, 1 Juli 2014. “Bertukar seragam dengan Messi? Saya tidak datang ke Brasil sebagai turis. Swiss kini berada di babak perdelapan final,” katanya seperti dikutip situs BBC, hari ini.

    Mehmedi mengatakan pemberitaan mengenai Messi selama Piala Dunia terlalu berlebihan. Ia mengakui Messi adalah pemain berkelas, tapi ia menilai Argentina juga punya pemain lain yang bagus. “Saya sungguh menghormati kualitas dan kelas seorang Messi. Tapi pembicaraan mengenai Messi berlebihan. Argentina memiliki banyak pemain bagus lain, tidak hanya Messi,” katanya.

    Dalam enam pertandingan melawan Argentina sebelumnya, Swiss memang belum pernah menang. Tapi ia yakin bukan tidak mungkin kali ini timnya akan mencetak sejarah dengan mengalahkan Argentina. “Kami akan mencetak sejarah baru jika berhasil mengalahkan Argentina. Kami sadar bahwa dibutuhkan totalitas dari seluruh tim untuk menang, dan kami akan melakukan hal itu,” katanya.

    Menjelang laga di babak perdelapan final Piala Dunia 2014 di Brasil, pelatih Swiss, Ottmar Hitzfeld, mengaku tidak memiliki strategi khusus untuk mengunci pergerakan Lionel Messi. Ia optimistis anak-anak asuhannya bisa menahan pergerakan striker 27 tahun tersebut.

    Man to man marking untuk Messi? Kami tidak menyiapkan itu. Kami akan menggunakan strategi jaringan yang fungsional,” katanya. Menurut dia, untuk bisa menang dalam partai tersebut, pemain Swiss membutuhkan konsentrasi dan fokus yang sangat tinggi.

    Hitzfeld mengatakan seluruh pemain Swiss harus memperhatikan semua peran penting di masing-masing lini dan harus siap mengantisipasi segala kemungkinan strategi lawan dan tidak boleh membuat kesalahan sekecil apa pun. “Jika kami bisa melakukan itu, kami bisa menghentikan Messi,” katanya.

    BBC | ANANDA TERESIA

    Baca Juga:
    Luis Suarez Janji Tidak Akan Menggigit Lagi
    Buntut Kicauan, KLM Minta Maaf ke Meksiko
    Pelatih Timnas Nigeria Mundur   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.