Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Swiss Memutus Beban Sejarah Lawan Argentina  

Editor

Raju febrian

image-gnews
Para pemain Swiss berlatih kesiapan fisik menjelang pertandingan melawan Argentina. Gabriel Rossi/LatinContent/Getty Images
Para pemain Swiss berlatih kesiapan fisik menjelang pertandingan melawan Argentina. Gabriel Rossi/LatinContent/Getty Images
Iklan

TEMPO.CO, Sao Paulo - Sehari menjelang duel melawan Argentina, pelatih tim nasional Swiss, Ottmar Hitzfeld, memberikan wejangan khusus bagi para pemainnya di Porto Seguro, markas mereka selama di Brasil.

"Saat ini kita telah sampai ke tahap tempat kita tidak lagi mengharapkan apa-apa," kata Ottmar Hitzfeld. "Tapi kalian bisa mengukir sejarah jika bisa mengalahkan Argentina."

Swiss dan Argentina akan berhadapan di babak 16 besar di Arena Corinthians, Sao Paulo, Brasil, malam nanti. Ini akan menjadi laga hidup-mati bagi kedua tim karena kalah berarti tersingkir dari Piala Dunia.

Swiss punya catatan buruk soal pertemuannya dengan Argentina. Dalam enam pertemuan terakhir, mereka kalah empat kali dan dua kali meraih hasil seri. Artinya, Swiss tak pernah menang melawan Argentina. Celakanya lagi, dalam enam laga tersebut, Argentina berhasil melesakkan 14 gol ke gawang Swiss. Sedangkan Swiss hanya bisa mencetak tiga gol ke gawang Argentina.

Angka-angka ini menunjukkan lini belakang Swiss terlalu rapuh buat Argentina dan lini depan mereka selalu gagal menembus barisan belakang Argentina. Catatan itu, menurut Hitzfeld, tak hanya menjadikan tim Tango-julukan tim nasional Argentina-sebagai momok buat timnya, tapi juga beban sejarah.

"Dalam pertandingan sepak bola, segalanya bisa terjadi," kata Hitzfeld. "Karena itu, kami percaya bisa membuat sejarah malam nanti." Untuk mencatat sejarah baru itu, ia meminta para pemainnya bermain lepas.

Swiss sendiri sejatinya bukan tim lemah. Di daftar peringkat FIFA saat ini, tim berjulukan La Nati itu nangkring di urutan keenam, hanya terpaut satu peringkat dengan Argentina yang berada di urutan kelima.

Di babak penyisihan grup, mereka juga tampil garang dengan mencetak tujuh gol dalam tiga pertandingan. Bahkan, di babak kualifikasi, mereka menjalani sepuluh laga tanpa kekalahan, meraup tujuh kemenangan dan tiga hasil seri.

"Saya optimistis kami bisa mengimbangi mereka (Argentina)," kata penjaga gawang Swiss, Diego Benaglio. Kepercayaan diri para pemain Swiss ini terdongkrak setelah mereka mendapat dukungan dari para pendukung tim Brasil. "Kami merasakan rivalitas antara Argentina dan Brasil di sini sangat tinggi. Para pendukung Brasil membela kami karena mereka membenci Argentina. Ini sangat menguntungkan kami."

Argentina Waspadai Disiplin Swiss

Pemain tengah Argentina, Javier Mascherano, mengatakan yang menjadi fokus timnya saat ini bukan dukungan para pendukung Brasil yang mengalir ke Swiss, melainkan Xherdan Shaqiri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Swiss selalu bermain dengan kedisiplinan yang sangat tinggi dan mereka memiliki Shaqiri. Kami harus benar-benar mewaspadainya," kata Mascherano. Shaqiri memang harus diwaspadai. Pemain berusia 22 tahun ini mencetak trigol ke gawang Honduras pada Rabu pekan lalu.

Pablo Zabaleta, bek Argentina, juga mengingatkan agar rekan-rekannya meningkatkan level permainan mereka. Ia menilai permainan Argentina dalam tiga laga pertama di Piala Dunia ini masih di bawah standar.

"Masih banyak sekali ruang yang bisa kami tingkatkan," katanya. "Sangat penting bagi kami untuk segera berbenah karena kesalahan sekecil apa pun akan membuat kami tersingkir."

Zabaleta berharap Swiss akan bermain lebih terbuka. Jika hal ini terjadi, Lionel Messi, Sergio Aguero, dan Gonzalo Higuain akan leluasa membobol pertahanan Swiss. Tapi, jika Swiss bermain rapat di belakang, mereka bisa mati kutu seperti ketika melawan Iran.

Hitzfeld tentu saja tak akan mengumbar taktiknya. Namun Argentina rupanya sudah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk untuk menghadapi kemungkinan laga berakhir lewat adu penalti. Pelatih Argentina, Alejandro Sabella, kemarin meminta para pemainnya khusus berlatih menendang penalti. Ia ingin para pemainnya belajar dari kekalahan dramatis Cile oleh Brasil dalam drama adu penalti.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

Argentina (4-3-3)
Romero; Zabaleta, Garay, Fernandez, Rojo; Gago, Mascherano, Di Maria; Messi, Higuain, Lavezzi

Swiss (4-2-3-1)
Benaglio; Lichtsteiner, Schar, Djourou, Rodriguez; Behrami, Inler; Xhaka, Shaqiri, Mehmedi; Drmic 

FIFA | GUARDIAN | INDEPENDENT | DWI RIYANTO AGUSTIAR 

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Lionel Messi Beri Kabar Soal Cedera yang Didapat di Final Copa America 2024: Saya Baik-baik Saja

6 jam lalu

Pemain Argentina Lionel Messi saat melakukan selebrasi setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024.  REUTERS/Agustin Marcarian
Lionel Messi Beri Kabar Soal Cedera yang Didapat di Final Copa America 2024: Saya Baik-baik Saja

Cedera Lionel Messi menjadi salah satu insiden yang menjadi pusat perhatian di final Copa America 2024, saat Argentina mengalahkan Kolombia 1-0.


Finalissima 2025: Lionel Messi Berhadapan dengan Lamine Yamal di Laga Argentina vs Spanyol

8 jam lalu

Pemain Spanyol  Lamine Yamal. REUTERS
Finalissima 2025: Lionel Messi Berhadapan dengan Lamine Yamal di Laga Argentina vs Spanyol

Peserta Finalissima 2025 telah ditetapkan. Argentina sebagai juara Copa America 2024 dan Spanyol sebagai pemenang Euro 2024 akan saling berhadapan.


Begini Cara Pelatih Argentina Memaknai Tangisan Lionel Messi di Final Copa America 2024

19 jam lalu

Lionel Messi menangis di bangku cadangan setelah mengalami cedera pada final Copa America 2024, Senin, 15 Juli saat Argentina mengalahkan Kolombia 1-0. Reuters / Nathan Ray Seebeck-USA TODAY Sports
Begini Cara Pelatih Argentina Memaknai Tangisan Lionel Messi di Final Copa America 2024

Lionel Messi menangis setelah cedera membuatnya tidak dapat menyelesaikan pertandingan terakhirnya bersama Argentina di final Copa America 2024.


Copa America 2024 Tuntas: Argentina Juara, James Rodriguez Pemain Terbaik, Lautaro Martinez Top Skor, Emiliano Martinez Kiper Terbaik

23 jam lalu

Pemain Argentina Lionel Messi mengangkat piala setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Copa America 2024 Tuntas: Argentina Juara, James Rodriguez Pemain Terbaik, Lautaro Martinez Top Skor, Emiliano Martinez Kiper Terbaik

Turnamen Copa America 2024 telah selesai digelar, Senin, 15 Juli 2024. Simak daftar lengkap peraih penghargaan untuk edisi ini.


Profil Lautaro Martinez, Pahlawan Kemenangan Argentina di Final Copa America 2024

23 jam lalu

Pemain Argentina Lautaro Martinez melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kolombia dalam pertandingan final Copa America di Hard Rock Stadium, Miami, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Profil Lautaro Martinez, Pahlawan Kemenangan Argentina di Final Copa America 2024

Lautaro Martinez menjadi pahlawan Argentina setelah mencetak gol satu-satunya di final Copa America 2024.


Angel di Maria Tak Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Putuskan Akhiri Karier di Timnas Argentina setelah Juara Copa America 2024

23 jam lalu

Pemain Argentina Angel Di Maria mencium piala saat melakukan selebrasi setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024.  REUTERS/Agustin Marcarian
Angel di Maria Tak Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Putuskan Akhiri Karier di Timnas Argentina setelah Juara Copa America 2024

Angel di Maria tak akan tampil di Piala Dunia 2026. Ia mengakhiri kariernya bersama Timnas Argentina setelah menjuarai Copa America 2024.


Lionel Messi Menangis lalu Tertawa saat Timnas Argentina Juarai Copa America 2024

1 hari lalu

Pemain Argentina Angel Di Maria, Lionel Messi dan Nicolas Otamendi saat melakukan selebrasi setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024.  REUTERS/Agustin Marcarian
Lionel Messi Menangis lalu Tertawa saat Timnas Argentina Juarai Copa America 2024

Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, menjalani rangkaian momen emosional dalam final Copa America 2024 melawan Kolombia.


Daftar Juara Copa America: Timnas Argentina Genggam Rekor 16 Trofi setelah Jadi Kampiun Edisi 2014

1 hari lalu

Pemain Argentina Lionel Messi mengangkat piala setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Daftar Juara Copa America: Timnas Argentina Genggam Rekor 16 Trofi setelah Jadi Kampiun Edisi 2014

Timnas Argentina memastikan diri menjadi tim yang paling rsering menjuarai Copa America setelah menjuarai edisi 2024.


Hasil Copa America 2024: Argentina Juara Usai Tekuk Kolombia 1-0, Gol Lautaro Martinez Jadi Penentu

1 hari lalu

Pemain Argentina Rodrigo De Paul berusaha melewati pemain Kolombia Jefferson Lerma pada pertandiingan final Copa America di Hard Rock Stadium, Miami, 15 Juli 2024. Mandatory Credit: Sam Navarro-USA TODAY Sports
Hasil Copa America 2024: Argentina Juara Usai Tekuk Kolombia 1-0, Gol Lautaro Martinez Jadi Penentu

Lautaro Martinez mencetak gol tunggal Argentina ke gawang Kolombia yang memastikan mereka keluar sebagai juara Copa America 2024.


Laga Final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia Molor Lebih dari Sejam, Ini Penyebabnya

1 hari lalu

Pertandingan Argentina vs Kolombia tertunda akibat insiden di luar stadion di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Laga Final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia Molor Lebih dari Sejam, Ini Penyebabnya

CONMENBOL melakukan penundaan jadwal pertandingan final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia hingga tiga kali.