Amerika Hadapi 'Tembok' Belgia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marouane Fellaini (kiri) melakukan selebrasi bersama Dries Mertens setelah keduanya berhasil menyumbang masing-masing satu gol ke gawang Aljazair, pada pertandingan piala dunia di Brazil, 18 Juni 2014. Belgia menang atas Aljaziar dengan skor 2-1. REUTERS/Dominic Ebenbichler

    Marouane Fellaini (kiri) melakukan selebrasi bersama Dries Mertens setelah keduanya berhasil menyumbang masing-masing satu gol ke gawang Aljazair, pada pertandingan piala dunia di Brazil, 18 Juni 2014. Belgia menang atas Aljaziar dengan skor 2-1. REUTERS/Dominic Ebenbichler

    TEMPO.CO, Sao Paulo - Belgia akan mengandalkan kiper Thibaut Courtois untuk membendung Amerika Serikat dalam laga terakhir babak 16 besar Piala Dunia 2014 di Arena Fonte Nova, Salvador, Rabu dinihari, 2 Juli 2014.

    Belgia, yang berjulukan Red Devils, memang lolos ke babak kedua setelah memenangi tiga pertandingan di Grup H. Tapi kekuatan Amerika sebagai tim yang menempati urutan kedua di Grup G tak bisa dianggap enteng. Pasalnya, mereka menyingkirkan dua tim tangguh, yaitu Portugal dan Ghana.

    Menghadapi kiper setangguh Courtois, mungkin akan sulit bagi pemain Amerika untuk membobol gawang Belgia. Penjaga gawang dengan tinggi tubuh 198 sentimeter tersebut adalah pahlawan tim Belgia saat ini.

    Courtois baru satu kali kebobolan dalam tiga laga Grup H. Persentase penyelamatan gawang, menurut FIFA.com, sepanjang kiprahnya di Brasil 2014 ini adalah 90 persen. Tampil 20 kali membela Belgia, ia umumnya tampil cemerlang. "Saya akan menyelamatkan gawang ini sebaik mungkin," kata pemain Chelsea itu, menjelang pertandingan Belgia melawan Amerika.

    ADVERTISEMENT

    Dalam laga Piala Dunia 2014 ini, Courtois tercatat sebagai satu-satunya kiper yang belum pernah kebobolan dalam permainan terbuka. Gawang kiper berusia 22 tahun ini kebobolan saat pemain Aljazair, Sofiane Feghouli, mengeksekusi penalti dalam laga di Grup H.

    Pelatih Amerika Serikat, Juergen Klinsmann, mengatakan Belgia memiliki banyak bintang muda berbakat yang bermain di klub-klub elite Eropa. "Belgia merupakan tim yang hebat dengan pemain sebagus Thibaut Courtis."

    Kiper Abang Sam, Tim Howard, mengatakan talenta para pemain Belgia itu akan menyulitkan timnya. "Kami harus menemukan formula untuk meredam pemain kunci mereka," ucap Howard.

    Cedera Pemain

    Namun Belgia tampaknya tengah dirundung masalah karena banyak pemain yang masih dibekap cedera, seperti kapten yang juga bek tengah tangguh, Vincent Kompany. Situasi ini memusingkan pelatih Marc Wilmots. "Kalau kondisinya 80 persen, dia tidak diturunkan," katanya.

    Bek tengah lain, Thomas Vermaelen, pemain Arsenal, juga masih mengalami cedera hamstring. Tapi yang paling gawat adalah soal kondisi fisik penyerang andalan, Romelu Lukaku. "Kami belum tahu apakah Lukaku akan kembali bermain atau akan digantikan oleh Kevin Mirallas," tutur Wilmots.

    Ketika ditanyai soal prediksi, Wilmots mengatakan permainan akan berjalan seimbang. Namun ia mengklaim akan menyajikan permainan yang lebih baik daripada sebelum-sebelumnya. "Prediksi 50-50 itu sudah baik buat kami. Tapi kami berupaya untuk bisa mengungguli permainan."

    Bek AS, DaMarcus Beasley, mengatakan dukungan penuh dari suporter akan menjadi pembakar semangat para pemain untuk menaklukkan Belgia. "Bila kami bisa mengalahkan Belgia, ini merupakan langkah besar bagi pertumbuhan sepak bola di AS," katanya.

    PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

    Belgia (4-3-3)
    Courtois; Alderweireld, Van Buyten, Kompany, Vertonghen; Witsel, Fellaini, De Bruyne; Mertens, Mirallas, Origi

    Amerika Serikat (4-2-3-1)
    Howard; Johnson, Cameron, Besler, Beasley; Beckerman, Jones; Bedoya, Bradley, Zusi; Dempsey 

    BOSTON GLOBE | DAILY NEWS | EURO SPORT | SETIAWAN ADIWIJAYA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.