Argentina Bergantung Messi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi (tengah), bersorak usai gol kedua timnya saat pertandingan sepak bola antara Argentina dan Bosnia di Stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Juni 2014. (AP/Victor R. Caivano)

    Lionel Messi (tengah), bersorak usai gol kedua timnya saat pertandingan sepak bola antara Argentina dan Bosnia di Stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Juni 2014. (AP/Victor R. Caivano)

    TEMPO.CO, Sao Paulo - Lionel Messi telah menjadi pemain kunci tim nasional Argentina mengawali babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 dengan sempurna. Ia mencetak empat dari enam gol Argentina ke gawang lawan-lawannya.

    Messi diharapkan menunjukkan kembali kedigdayaannya saat Argentina menghadapi Swiss pada babak perdelapan final di Arena de Sao Paulo, Sao Paulo, Selasa, 1 Juli 2014.

    Dua tim lainnya yang juga akan saling rebut satu tiket ke babak perempat final yakni Amerika Serikat dan Belgia. Meski Argentina belum mendaki sampai puncak, Messi seperti telah berada di planet lain, menyihir penonton melalui aksinya. Ia diharapkan menghasilkan banyak gol lagi untuk mengubur kenangan buruk saat Argentina dilanda paceklik gol pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. (Baca juga: Ada Lionel Messi, Argentina Kandidat Juara)

    Satu mesin gol Argentina lagi, Sergio Aguero, diragukan dapat bersinar cemerlang setelah mengalami cedera pada pertandingan terakhir Grup F melawan Nigeria. Aguero kemungkinan absen, sehingga Manajer Alejandro Sabella harus menampilkan penggantinya, Ezequiel Lavezzi.

    ADVERTISEMENT

    “Lavezzi dapat bermain di dua posisi berbeda. Namun kami belum dapat memastikan siapa yang akan tampil dari awal pertandingan," ujar Sabella.

    Di pihak lain, Swiss akan mengandalkan Xherdan Shaqiri guna menjinakkan Argentina untuk pertama kalinya. Shaqiri telah mencuri perhatian dunia ketika ia mencetak hat-trick saat Swiss menghajar Honduras 3-0 pada babak penyisihan grup.

    “Para pemain gelandang akan memberikan umpan-umpan matang, dan dia tampil sangat cemerlang di depan,” kata kapten tim Swiss, Gokhan Inler. "Pergerakannya sulit dibaca lawan. Itulah sebabnya kami biarkan dia bebas bergerak ke mana saja.”

    Sementara itu, di Kota Salvador, timnas Amerika akan tampil langsung menyengat untuk mengatasi tim yang lamban panas, Belgia. Meski lolos dari Grup H dengan mengatasi Aljazair,  Rusia, dan Korea Selatan, penampilan Belgia masih belum impresif dan baru dapat membobol gawang lawan pada 20 menit terakhir.

    Pelatih Belgia, Marc Wilmots, mengharapkan pengatur serangan timnya, Eden Hazard, tampil lebih berani lagi. “Saya yakin kita akan melihat penampilan Hazard yang sesungguhnya,” tutur Wilmots penuh optimis.

    REUTERS | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.