Berkat Romelu Lukaku Ubah Permainan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Belgia Romelu Lukaku setelah timnya berhasil mengalahkan Amerika pada pertandingan Piala Dunia 2014 di Fonte Nova, Salvador, Brasil, 1 Juli 2014.  REUTERS/Sergio Moraes

    Selebrasi pemain Belgia Romelu Lukaku setelah timnya berhasil mengalahkan Amerika pada pertandingan Piala Dunia 2014 di Fonte Nova, Salvador, Brasil, 1 Juli 2014. REUTERS/Sergio Moraes

    TEMPO.CO, Salvador - Kiper Amerika Serikat, Tim Howard, berhasil mengamankan gawangnya selama 90 menit dari gempuran Belgia dalam pertandingan babak 16 besar Piala dunia 2014 yang berlangsung di Arena Fonte Nova, Salvador, Brasil, Rabu dinihari, 2 Juli 2014. Namun, Romelu Lukaku, yang baru masuk di babak tambahan waktu, mengubah segalanya.

    "Mereka membawa Big Rom (Lukaku) dan dia memberi manfaat besar buat Belgia. Dia berlari, mencetak gol, dan menciptakan kesempatan untuk rekan setimnya," kata Howard di situs FIFA.com. "Big Rom mengubah permainan."

    Amerika Serikat akhirnya menyerah 2-1 atas Belgia dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga kedua tim harus melalui babak tambahan.

    Lukaku berperan dalam gol pertama Belgia yang terjadi pada menit ke-93 (babak pertama tambahan waktu). Gol itu berawal dari umpan Lukaku yang dipatahkan pemain Amerika. Namun, Kevin De Bruyne berhasil mengambil bola itu dan menceploskan bola ke gawang Howard.

    Pada menit ke-105, giliran Lukaku yang menerima umpan dari De Bruyne di dalam kotak penalti. Tendangannya tak bisa diantipasi Howard dan gol itu membuat Belgia unggul 2-0.

    Amerika Serikat hanya bisa memperkecil kekalahan melalui gol Julian Green pada menit ke-107.

    "Ini mengecewakan. Saya rasa kami sudah maksimal," kata Howard. "Kami mengerahkan seluruh kemampuan di lapangan. Kami dikalahkan tim yang benar-benar bagus. Mereka memanfaatkan kesempatan dengan baik."

    FIFA | GADI MAKITAN

    Baca juga:
    Kenang Kekalahan, Pemain Cile Bikin Tato
    Suarez-Cheillini Saling Memaafkan
    Klub Kosovo Lirik Suarez


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.