Messi: Kami Menang Beruntung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seniman rambut Rob Ferrel (kiri), yang dikenal sebagai

    Seniman rambut Rob Ferrel (kiri), yang dikenal sebagai "Rob the Original", mengukir wajah pesepak bola Argentina Lionel Messi di kepala Vincent Hernandez, di San Antonio, Texas, Amerika Serikat, Senin 30 Juni 2014. REUTERS/Ashley Landis

    TEMPO.CO, Sao Paulo - Bintang tim nasional Argentina, Lionel Messi, mengaku sempat berpikir timnya akan tersingkir dari Piala Dunia saat mereka menghadapi Swiss di Arena Corinthians, São Paulo, dinihari tadi.

    "Seperti pemain lain, saya juga gelisah karena kami tidak bisa mencetak gol hingga menit-menit akhir," kata Messi, Rabu, 2 Juli 2014. "Kami melakukan beberapa kesalahan dan berpikir kami akan segera pulang."

    Argentina sebenarnya bermain tak terlalu buruk. Mereka menguasai 64 persen penguasaan bola, melakukan 29 tendangan percobaan, dan mendapat 7 tendangan bebas. Tapi, sampai laga 90 menit berakhir, semua upaya itu gagal membuahkan gol. (Baca: Argentina Bergantung Messi)

    Situasi ini, kata Messi, membuat dia dan para pemain Argentina lain cemas karena mereka tak menginginkan adu penalti. "Kami berpikir tidak akan bisa mencetak gol, tapi Di Maria kemudian mencetaknya." (Baca:Messi Ingin Juara Dunia Bersama Argentina)

    ADVERTISEMENT

    Messi tak malu mengaku bahwa Argentina menang berkat keberuntungan. Jika semua upaya sudah dikerahkan namun gol belum juga tercipta, tim mana pun akan membutuhkan keberuntungan. "Pada akhirnya, kamilah yang beruntung." (Baca: Ada Lionel Messi, Argentina Kandidat Juara)

    BLEACHREPORT | DWI AGUSTIAR

    Terpopuler:
    Suarez-Cheillini Saling Memaafkan 
    Kenang Kekalahan, Pemain Cile Bikin Tato
    Lawan Belgia, Klinsmann Kritik Pemilihan Wasit 
    Cara Brasil Mencetak Neymar Baru 
    Pelatih Argentina Samakan Messi dengan Maradona
    Kamerun Selidiki "Main Mataâ" Pemainnya 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...