Ottmar Hitzfeld Pensiun dari Sepak Bola  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ottmar Hitzfeld saat memberikan keterangan pers. AFP/ ANNE-CHRISTINE POUJOULAT

    Ottmar Hitzfeld saat memberikan keterangan pers. AFP/ ANNE-CHRISTINE POUJOULAT

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Ottmar Hitzfeld memutuskan pensiun dari dunia sepak bola setelah tim asuhannya, Swiss, tersingkir dari Piala Dunia 2014. Pelatih asal Jerman ini bakal bekerja di sektor pertelevisian setelah tak lagi berkiprah di dunia sepak bola.

    “Pekerjaan sebagai pelatih sudah selesai,” kata pelatih berusia 65 tahun ini. Hitzfeld sudah meraih 18 trofi, termasuk gelar Liga Champions bersama Borussia Dortmund dan Bayern Muenchen. “Saya bangga dengan karier saya.”

    Swiss tersingkir setelah melakoni pertarungan ketat melawan Argentina kemarin. Perlawanan Swiss terhenti setelah Di Maria menjebol gawang Diego Benaglio pada babak tambahan. Hitzfeld pensiun dengan menempatkan Swiss di peringkat enam dunia FIFA. Dia mengatakan punya banyak kenangan indah bersama tim ini. “Setiap momen di sepak bola membekas di ingatanmu,” katanya.

    Hitzfeld pensiun dengan rekam jejak cemerlang dan dihormati oleh sesama pelatih. Salah satu pengagum Hitzfeld adalah Sir Alex Ferguson. Keduanya pernah bertemu sebagai pelatih dalam final Liga Champions 1999. Ketika itu Bayern Muenchen yang sudah unggul 1-0 justru keok di detik-detik akhir pertandingan. Manchester United meraih gelar Liga Champions sekaligus melengkapi dua gelar di liga domestik.

    ADVERTISEMENT

    Hitzfeld meniti karier di lapangan hijau sebagai striker pada 1970-an hingga 1980-an di klub Basel dan Stuttgart sebelum beralih ke manajemen. Hitzfeld sukses menangani Dortmund dan Muenchen. Dia merupakan salah satu dari tiga pelatih selain Ernst Happel dan Jose Mourinho yang berhasil meraih gelar Liga Champions bersama klub yang berbeda.

    BBC | WAYAN AGUS PURNOMO

    Berita lain

    Hari Kelabu di Akhir Tugas Ottmar Hitzfeld
    Argentina ke Perempat Final, Maradona Belum Puas
    Pelatih Belgia Kantongi Kelemahan Messi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.