Pemain Kosta Rika Kunjungi Museum Pele  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Kosta Rika, Michael Umana usai mengeksekusi penalti yang menyingkirkan Yunani dari Piala Dunia di Brasil, 30 Juni 2014. Kosta Rika menang lewat adu penalti pada babak 16 besar. REUTERS/Tony Gentile

    Pemain Kosta Rika, Michael Umana usai mengeksekusi penalti yang menyingkirkan Yunani dari Piala Dunia di Brasil, 30 Juni 2014. Kosta Rika menang lewat adu penalti pada babak 16 besar. REUTERS/Tony Gentile

    TEMPO.COJakarta -Jelang laga kontra Belanda di perempat final Piala Dunia, para pemain Kosta Rika bersantai. Mereka mengunjungi museum milik Pele yang berada di Kota Santos, Brasil, Rabu, 2 Juli 2014 waktu setempat. Para pemain Kosta Rika berharap bisa mendapat inspirasi setelah mengunjungi museum tersebut.

    Federasi sepak bola Kosta Rika, seperti dilansir Reuters, memuji para staf museum yang telah memberikan pelayanan yang sangat memuaskan bagi para pemain. Museum tersebut juga berdekatan dengan markas klub Santos yang menjadi tempat latihan tim Kosta Rika selama Piala Dunia.

    Selain mengunjungi museum, pemain Kosta Rika juga sempat berlatih bersama dengan para pemain muda Santos. Santos merupakan klub di mana dulu Pele bermain.

    “Para staf di museum telah bersikap sangat ramah. Mereka sungguh membantu kami. Kami juga berterima kasih pada staf klub Santos yang sudah meminjamkan stadionnya untuk kami serta mengizinkan pemain U-20 untuk berlatih bersama,” tulis federasi sepak bola Kosta Rika seperti dikutip Reuters, Kamis, 3 Juli 2014.

    Museum Pele tersebut dibuka beberapa pekan lalu. Museum ini memiliki sekitar tiga ribu koleksi yang berkaitan dengan Pele. Sebagian besar koleksi tersebut merupakan koleksi pribadi Pele. Para pemain Kosta Rika dilaporkan senang karena mendapat souvenir serta aksesories klub Santos. Nama tiap pemain bahkan dipasang di seragam klub Santos yang dibagikan sebagai salah satu souvenir.

    REUTERS | ANANDA TERESIA

    Baca Juga:
    Jelang Perempat Final, Van Persie Cedera Paha
    Petisi Minta Tim Howard Dijadikan Nama Bandara
    Sepp Blatter Klaim Piala Dunia Berjalan Sukses

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.