Zuniga: Melawan Brasil Bak Mimpi Jadi Kenyataan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juan Guillermo Cuadrado dari Kolombia merayakan gol yang dicetak oleh James Rodriguez (kiri) dalam babak 16 besar antara Kolombia dan Uruguay di Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 28 Juni 2014. (Clive Rose/Getty Images)

    Juan Guillermo Cuadrado dari Kolombia merayakan gol yang dicetak oleh James Rodriguez (kiri) dalam babak 16 besar antara Kolombia dan Uruguay di Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 28 Juni 2014. (Clive Rose/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, menyebut pertandingan melawan tim Brasil di babak perempat final Piala Dunia 2014 bak mimpi yang jadi kenyataan. Tim tuan rumah Brasil bakal menghadapi Kolombia di Estadio Castelao, Fortaleza, pada Sabtu pukul 03.00 WIB.

    Menurut Zuniga, meski sangat ingin lolos ke babak semi final, tak bisa dipungkiri bertanding melawan tim besar Brasil merupakan kehormatan besar. “Kami selalu memimpikan bisa bertanding melawan tim seperti Brasil. Semua pemain sadar tidak akan mudah mengalahkan tuan rumah,” katanya seperti dikutip situs Goal, Jumat, 4 Juli 2014.

    Zuniga mengatakan Kolombia tidak memiliki strategi baru agar bisa mengalahkan juara lima kali Piala Dunia itu. Menurut dia, Kolombia akan tetap mengandalkan kekuatan fisik, bermain dengan rendah hati dan ngotot. “Kondisi fisik dan mental dari tim sangat baik, cedera saya sudah pulih. Kami siap bermain 90 menit maupun jika ada perpanjangan waktu,” katanya. (Baca: Bek Kolombia: Butuh Kerja Tim untuk Redam Neymar)

    Bek berusia 28 tahun ini mengatakan kunci kemenangan Kolombia adalah tiap pemain harus selalu menganggap tiap pertandingan merupakan partai final. Melawan Brasil, meski tuan rumah memiliki lebih banyak pemain bintang, Kolombia memiliki keunggulan karena bermain tanpa tekanan. “Tekanan ada di Brasil, kami akan bermain tanpa beban,” kata Zuniga.

    ADVERTISEMENT

    Anak asuh Jose Pekerman ini terus mencatatkan kemenangan dalam Piala Dunia kali ini. Pada pertandingan perdana, Kolombia mengalahkan Yunani 3-0, kemudian menang atas Pantai Gading dengan skor 2-1. Pada partai terakhir penyisihan grup, James Rodriguez dkk membantai Jepang 4-1. Di perdelapan final, Kolombia menyisihkan Uruguay dengan skor 2-0. (Baca: Lawan Brasil, Kolombia Kenang Tragedi Escobar)

    GOAL.COM I ANANDA TERESIA

    Baca Juga:
    Jelang Perempat Final, Jerman Belum Maksimal
    Kosta Rika Terinspirasi Pele Hadapi Belanda
    Taktik Jurgen Klinsmann Dikritik Pemain


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.