Rodriguez Ingatkan Brasil untuk Waspada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Kolombia James Rodriguez, merayakan golnya kegawang Uruguay pada 16 besar Piala Dunia 2014 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro (28/6). James menjadi top skor sementara Piala Dunia 2014 dengan 5 gol, dua golnya membantu menyingkirkan Uruguay di babak 16 besar.. REUTERS/Sergio Moraes

    Penyerang Kolombia James Rodriguez, merayakan golnya kegawang Uruguay pada 16 besar Piala Dunia 2014 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro (28/6). James menjadi top skor sementara Piala Dunia 2014 dengan 5 gol, dua golnya membantu menyingkirkan Uruguay di babak 16 besar.. REUTERS/Sergio Moraes

    TEMPO.COJakarta - Top scorer sementara Piala Dunia, James Rodriguez, menebar ancaman pada Brasil jelang laga perempat final yang akan digelar Sabtu, 5 Juli 2014. Penyerang Kolombia ini mengatakan timnya memiliki pemain berkualitas dengan kecepatan tinggi dan sangat mungkin akan menyulitkan juara dunia lima kali tersebut.

    “Kami memiliki banyak pemain berkualitas dan kami bisa sangat berbahaya. Pertandingan nanti tentunya akan menjadi sebuah tontonan yang menghibur,” katanya seperti dikutip situs Sportsmole, Jumat, 4 Juli 2014.

    Rodriguez mengatakan timnya memiliki keunggulan karena tidak memiliki beban sebagai tuan rumah atau beban menjadi juara. Menurut dia, faktor mental akan menjadi salah satu kekuatan Kolombia untuk memetik kemenangan dari lawannya tersebut. “Kami tidak memiliki tekanan apa pun. Brasil memang memiliki materi pemain yang lengkap, tapi mereka harus berhati-hati pada kami,” katanya. (Baca:Martinez: Kolombia Tak Takut Brasil)

    Penyerang AS Monaco ini mengatakan timnya sedang berada dalam puncak performa dan haus kemenangan. Sebagai pemain muda, ia mengaku sangat termotivasi untuk terus melangkah hingga partai puncak. “Sebagai pemain muda, saya selalu bermimpi bermain di Piala Dunia. Mimpi itu kini menjadi kenyataan. Saya harap kami terus melangkah dan mencetak sejarah. Seluruh pemain Kolombia tengah haus kemenangan,” katanya. (Baca:Maradona Baru dari Kolombia)

    Berbeda dengan Kolombia, jelang laga perempat final, kondisi mental tim Brasil mengkhawatirkan. Pelatih Luis Felipe Scolari sampai harus memanggil psikolog olahraga ke markas latihan untuk membebaskan para pemain dari tekanan. Masalah mental muncul pertama kali pada laga perdelapan final melawan Cile. Ketika itu, pemain bintang Brasil seperti Neymar, Julio Cesar, David Luiz, hingga Thiago Silva menangis sebelum, saat, dan sesudah pertandingan.

    “Saat lagu kebangsaan dinyanyikan mereka menangis, babak perpanjangan waktu mereka menangis. Sebelum dan sesudah tendangan penalti mereka juga menangis. Ayolah, berhenti menangis,” kata Direktur Teknis Tim Brasil, Carlos Alberto Parreira. (Baca: Scolari Tak Sabar Brasil Tampil Terlampau Lembek)

    SPORTS MOLE | ANANDA TERESIA 

    Baca Juga:
    Deschamps: Kami Tak Gentar Lawan Jerman
    Zuniga: Melawan Brasil Bak Mimpi Jadi Kenyataan
    Belanda Sebut Kosta Rika Lawan Berat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.