Scolari Disebut Tak Punya Strategi Alternatif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luiz Felipe Scolari. REUTERS/Sergio Perez

    Luiz Felipe Scolari. REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, Fortaleza - Bekas pemain tim nasional Brasil, Juninho Pernambucano, mengkritik kinerja pelatih Luiz Felipe Scolari. Juninho mengatakan, Scolari tak memiliki strategi lain ketika pemain Brasil tampil buruk. Dia mengatakan kemenangan melawan Cile di perdelapan final hanyalah sebuah keberuntungan.

    “Kami semua khawatir,” kata Juninho mengomentari pertandingan melawan Kolombia di babak perempat final nanti malam. Brasil akan berhadapan dengan tim sesama Amerika Latin guna memperebutkan satu tempat di semifinal. Juninho merupakan anggota skuad Brasil ketika menjuarai Piala Dunia 2002 yang diasuh Scolari.

    Juninho mengingatkan Brasil menjadi pemenang Piala Konfederasi 2013 setelah mengalahkan Spanyol. Scolari, kata dia, sudah memutuskan tim yang bakal diboyong ke Piala Dunia. Menurut Juninho, Brasil memiliki sebelas pemain dan inilah yang menjadi pemain utama di turnamen bola terbesar ini. Namun, dia mengkritik ada beberapa pemain yang keluar dari bentuk terbaiknya. “Misalnya Dani Alves di kanan dan Fred di lini depan,” kata dia.

    Dia juga mencontohkan sejumlah pemain lain. Misalnya, Paulinho yang bermain di Tottenham namun jarang tampil. Selain itu, ada Oscar yang menjalani musim pertama di Chelsea namun mengakhiri musim dengan kesulitan. Juninho mengatakan, Scolari tak bisa hanya memutuskan sebelas pemain setahun sebelumnya. “Mereka tak berkinerja baik atau memikirkan alternatif solusi,” kata mantan punggawa Brasil berusia 39 tahun ini.

    Mantan pemain Lyon ini mengatakan pemain Brasil juga merasakan bahwa mereka berada dalam kondisi sulit. Kondisi ini dirasakan karena kritik dari pers Brasil ketika mereka mengalahkan Cile dengan susah payah. Dia mewanti-wanti pemain Brasil agar mewaspadai pemain Kolombia, James Rodriguez, salah satu bintang di Piala Dunia 2014. Juninho mengatakan, serangan Kolombia bisa memupus harapan Brasil meraih gelar keenam Piala Dunia.

    ESPN | WAYAN AGUS PURNOMO

    Berita lain
    Ronaldo: Performa Brasil Kurang Bagus
    Bebeto Berharap Brasil Menang di Waktu Normal
    Neymar Vs Rodriguez, Siapa Lebih Unggul?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.