Kapten Brasil Bantah Timnya Bermental Lemah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Brazil, Thiago Silva (kiri), terjatuh setelah dijegal pemain Mexico Andres Guardado saat pertandingan piala dunia di Brazil, 18 Juni 2014. AP/Themba Hadebe

    Pemain Brazil, Thiago Silva (kiri), terjatuh setelah dijegal pemain Mexico Andres Guardado saat pertandingan piala dunia di Brazil, 18 Juni 2014. AP/Themba Hadebe

    TEMPO.CO, Fortaleza - Menjelang pertandingan babak perempat final melawan Kolombia, dini hari ini, Sabtu, 5 Juli 2014, tim nasional Brasil didera isu tak enak: mental mereka dinilai lemah lantaran beberapa pemain menangis saat mereka harus menjalani adu penalti melawan Cile pada babak 16 besar, Sabtu, 28 Juni lalu. Namun, isu ini dibantah kapten tim, Thiago Silva.

    "Kondisi psikologi kami bagus. Kami sedang melakukan apa yang kami suka lakukan," kata Silva di situs FIFA.com. "Memang ada banyak tekanan untuk memenangi pertandingan, jadi kami tahu kami harus memberi semua yang kami miliki, tapi ketika Anda melakukan sesuatu dengan hasrat yang besar, mustahil tidak menjadi emosional."

    Tuduhan lemahnya mental pemain semakin menguat saat pengurus tim mendatangkan psikolog dalam sebuah sesi khusus dengan pemain sebagai persiapan untuk menjalani pertandingan melawan Kolombia.

    Thiago Silva adalah salah satu pemain yang meneteskan air mata saat timnya mempersiapkan diri untuk adu penalti melawan Cile, di samping Neymar dan David Luiz. Sebagai kapten, secara khusus, tindakan emosional ini menuai kritik.

    Silva pun menjawab kritik atas kepemimpinannya dengan menyatakan bahwa sang pelatih, Luiz Felipe Scolari, memberi dukungan kepadanya. "Sang pemimpin berada di samping saya, dia adalah komandan dan dia mendukung saya, jadi saya tidak peduli apa yang orang luar katakan."

    FIFA | GADI MAKITAN

    Baca juga:
    Sundulan Hummels Antar Jerman ke Semifinal
    Data dan Fakta Brasil Vs Kolombia
    Zico: Pola Serangan Brasil Buruk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.