Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Laporan dari Brasil: Asal Bukan Argentina  

Editor

Raju febrian

image-gnews
Pemain Argentina Angel Di Maria berselebrasi dengan Lionel Messi setelah menjebol gawang Swiss pada pertandingan Piala Dunia di stadion Itaquerao, Sao Paulo, Brasil, 1 Juli 2014. REUTERS/Eddie Keogh
Pemain Argentina Angel Di Maria berselebrasi dengan Lionel Messi setelah menjebol gawang Swiss pada pertandingan Piala Dunia di stadion Itaquerao, Sao Paulo, Brasil, 1 Juli 2014. REUTERS/Eddie Keogh
Iklan

TEMPO.CO, Rio de Jainero - Ketika akhirnya Argentina bisa mengatasi Swiss pada menit-menit akhir perpanjangan waktu, seorang warga Rio de Janeiro pun tampak murung. Kepada temannya, dia berbisik, "Akhirnya Argentina lolos juga." Temannya pun tak kalah murung. Tapi dia bisa lebih menguasai keadaannya. Senyumnya bisa menutupi kegundahannya. Meski hatinya juga kecewa.

Argentina sebenarnya tetangga dekat Brasil. Tapi, di lapangan hijau, mereka bukanlah tetangga yang disukai. Ketika Argentina berhasil mengalahkan Iran, seorang warga lainnya berseloroh dengan nada tinggi, "Argentina dibantu wasit!"

Banyak muasal ketidaksukaan mereka terhadap Hermano--panggilan kakak dalam bahasa Spanyol yang umum terdengar di Argentina. Salah satu penyebabnya adalah ulah Diego Maradona yang sering mengecilkan idola mereka sepanjang zaman, Pele.

Maradona selalu berujar dialah yang pantas disebut sebagai bintang sepanjang masa, bukan Pele. Sebaliknya, bagi orang di sini, Maradona hanya omong besar. "Pele sudah memberikan tiga gelar juara dunia buat Brasil. Maradona? Baru sekali saja sudah omong besar," begitu kata salah seorang warga.

Maradona juga yang menjadi bulan-bulanan di televisi. Satu iklan situs jual-beli barang bekas di sana memakai si Tangan Tuhan sebagai salah satu model iklannya. Dikisahkan, Maradona selalu muncul di sebuah sofa kulit. Ketika Brasil kalah, wajahnya muncul dan berkomentar tentang kehebatan Argentina.

Karena kesal dengan bayangan Maradona itu, kursi itu pun dijual. "Beres, sekarang tak akan ada lagi dia," kata si pemilik kursi yang disambut gembira teman nonton barengnya. Mereka bertepuk tangan.

Di iklan lainnya, Maradona juga "muncul". Kali ini bersama Romario, peraih gelar juara dunia 1994. Romario yang diceritakan membeli sandal tapi tak pernah dipakai, membuat teman-temannya bingung. "Saya berikan kepada Maradona," ujar Romario santai. Di penutup iklan, sandal yang paling terkenal di Brasil itu pun diperlihatkan dikirim lewat pos ke tempat tinggal Maradona di Buenos Aires.

Bintang masa kini Lionel Messi pun muncul di sebuah iklan. Dani Alves, temannya di Barcelona, membangunkan Messi yang masih tertidur lewat jaringan sosialnya. Alves mengabarkan dia baru saja mencetak gol. Lalu gambar memperlihatkan Messi yang baru saja akan bertanding. Sedangkan penduduk Brasil sudah bergembira dengan kemenangan akibat gol yang dicetak Alves.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menjelang pertandingan nanti malam, seperti yang sudah-sudah, kebanyakan orang Brasil menaruh harapan agar Argentina akan kesulitan melawan Belgia. Bahkan, lebih baik mereka terjegal posisinya. Jadi, bila Brasil mulus langkahnya, mereka tidak perlu berhadap-hadapan dengan Argentina di final.

Asalkan bukan Argentina. Mungkin seperti itu yang diinginkan sebagian warga di sini. Bukan karena mereka takut kalah, tapi lebih pada hanya tidak suka.

Nah, ini yang repot. Berbeda halnya dengan Dinas Pariwisata, mereka justru menginginkan Argentina bisa lolos ke final untuk bertanding melawan Brasil. Persis seperti harapan kebanyakan para penggila sepak bola dunia yang menyebutnya sebagai final ideal.

Tapi, bukan itu sebabnya. Penduduk Argentina yang bisa datang ke Maracana nanti hanya dengan bus dari negerinya akan banyak membawa uang ke negeri itu.

Hitung-hitungan mereka, tiga hari saja berada di Rio, puluhan ribu orang suporter Argentina membelanjakan uang sebesar US$ 1.000--untuk menginap, makan, minum, dan pesta--itu sudah mendatangkan banyak pemasukan. Nah.

IRFAN BUDIMAN (SAO PAOLO)

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Copa America 2024 Tuntas: Argentina Juara, James Rodriguez Pemain Terbaik, Lautaro Martinez Top Skor, Emiliano Martinez Kiper Terbaik

1 jam lalu

Pemain Argentina Lionel Messi mengangkat piala setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Copa America 2024 Tuntas: Argentina Juara, James Rodriguez Pemain Terbaik, Lautaro Martinez Top Skor, Emiliano Martinez Kiper Terbaik

Turnamen Copa America 2024 telah selesai digelar, Senin, 15 Juli 2024. Simak daftar lengkap peraih penghargaan untuk edisi ini.


Profil Lautaro Martinez, Pahlawan Kemenangan Argentina di Final Copa America 2024

1 jam lalu

Pemain Argentina Lautaro Martinez melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kolombia dalam pertandingan final Copa America di Hard Rock Stadium, Miami, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Profil Lautaro Martinez, Pahlawan Kemenangan Argentina di Final Copa America 2024

Lautaro Martinez menjadi pahlawan Argentina setelah mencetak gol satu-satunya di final Copa America 2024.


Angel di Maria Tak Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Putuskan Akhiri Karier di Timnas Argentina setelah Juara Copa America 2024

2 jam lalu

Pemain Argentina Angel Di Maria mencium piala saat melakukan selebrasi setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024.  REUTERS/Agustin Marcarian
Angel di Maria Tak Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Putuskan Akhiri Karier di Timnas Argentina setelah Juara Copa America 2024

Angel di Maria tak akan tampil di Piala Dunia 2026. Ia mengakhiri kariernya bersama Timnas Argentina setelah menjuarai Copa America 2024.


Lionel Messi Menangis lalu Tertawa saat Timnas Argentina Juarai Copa America 2024

5 jam lalu

Pemain Argentina Angel Di Maria, Lionel Messi dan Nicolas Otamendi saat melakukan selebrasi setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024.  REUTERS/Agustin Marcarian
Lionel Messi Menangis lalu Tertawa saat Timnas Argentina Juarai Copa America 2024

Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, menjalani rangkaian momen emosional dalam final Copa America 2024 melawan Kolombia.


Daftar Juara Copa America: Timnas Argentina Genggam Rekor 16 Trofi setelah Jadi Kampiun Edisi 2014

6 jam lalu

Pemain Argentina Lionel Messi mengangkat piala setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Daftar Juara Copa America: Timnas Argentina Genggam Rekor 16 Trofi setelah Jadi Kampiun Edisi 2014

Timnas Argentina memastikan diri menjadi tim yang paling rsering menjuarai Copa America setelah menjuarai edisi 2024.


Hasil Copa America 2024: Argentina Juara Usai Tekuk Kolombia 1-0, Gol Lautaro Martinez Jadi Penentu

6 jam lalu

Pemain Argentina Rodrigo De Paul berusaha melewati pemain Kolombia Jefferson Lerma pada pertandiingan final Copa America di Hard Rock Stadium, Miami, 15 Juli 2024. Mandatory Credit: Sam Navarro-USA TODAY Sports
Hasil Copa America 2024: Argentina Juara Usai Tekuk Kolombia 1-0, Gol Lautaro Martinez Jadi Penentu

Lautaro Martinez mencetak gol tunggal Argentina ke gawang Kolombia yang memastikan mereka keluar sebagai juara Copa America 2024.


Laga Final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia Molor Lebih dari Sejam, Ini Penyebabnya

7 jam lalu

Pertandingan Argentina vs Kolombia tertunda akibat insiden di luar stadion di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Laga Final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia Molor Lebih dari Sejam, Ini Penyebabnya

CONMENBOL melakukan penundaan jadwal pertandingan final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia hingga tiga kali.


Hasil Copa America 2024: Argentina vs Kolombia 0-0, Pertandingan Dilanjut ke Babak Tambahan

7 jam lalu

Pemain Argentina Rodrigo De Paul berusaha melewati pemain Kolombia Jefferson Lerma pada pertandiingan final Copa America di Hard Rock Stadium, Miami, 15 Juli 2024. Mandatory Credit: Sam Navarro-USA TODAY Sports
Hasil Copa America 2024: Argentina vs Kolombia 0-0, Pertandingan Dilanjut ke Babak Tambahan

Argentina dan Kolombia tak bisa memanfaatkan peluang yang didapat sepanjang 90 menit pertandingan final Copa America 2024.


Hasil Copa America 2024: Argentina vs Kolombia, Babak Pertama Skor 0-0

8 jam lalu

Pemain Argentina Lionel Messi berusaha melewati pemain Kolombia Carlos Cuesta dalam pertandingan final Copa Amerika di  Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Hasil Copa America 2024: Argentina vs Kolombia, Babak Pertama Skor 0-0

Argentina dan Kolombia belum bisa memaksimalkan sejumlah peluang yang diperoleh pada babak pertama laga final Copa America 2024.


Laga Final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia Sempat Tertunda karena Kericuhan Suporter

9 jam lalu

Kericuhan suporter terjadi menjelang final Copa America 2024 antara Argentina dan Kolombia di Hard Rock Stadium, Senin, 15 Juli. Reuters/Nathan Ray Seebeck-USA TODAY
Laga Final Copa America 2024 Argentina vs Kolombia Sempat Tertunda karena Kericuhan Suporter

Pertandingan final Copa America 2024, antara Argentina dan Kolombia, di Stadion Hard Rock Miami, Amerika Serikat, tertunda karena ricuh suporter.