Lawan Belanda, Kosta Rika Menjaga Mimpi Indah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Belanda Louis van Gaal memberikan instruksi pada saat para pemain berlatih di Brasil, 4 Juli 2014. REUTERS/Sergio Moraes

    Pelatih Belanda Louis van Gaal memberikan instruksi pada saat para pemain berlatih di Brasil, 4 Juli 2014. REUTERS/Sergio Moraes

    TEMPO.CO, Salvador - Kosta Rika menjadi satu-satunya tim kejutan yang tersisa di babak perempat final. Dinihari nanti, mereka akan menantang runner-up Piala Dunia 2010, Belanda, di Arena Fonte Nova, Kota Salvador.

    La Sele--julukan Kosta Rika--lolos ke babak perempat final untuk pertama kalinya dengan menyisihkan Inggris dan Italia. Pada babak sebelumnya, mereka juga menang adu penalti atas Yunani.

    Kini, mereka akan menghadapi ujian yang tak kalah berat, Belanda. Runner-up Piala Dunia sebelumnya itu tampil menawan pada babak-babak sebelumnya. Namun pelatih Kosta Rika, Jorge Luis Pinto, mengatakan ia dan segenap anggota tim Kosta Rika tak akan berhenti berjuang. Mereka akan menantang Belanda dengan penuh kepercayaan diri. "Kami ingin terus melaju agar semua orang di Kosta Rika bisa terus berbahagia," ujar Pinto.

    Kapten Kosta Rika, Bryan Ruiz, mengakui Belanda memiliki kualitas di atas Kosta Rika. Namun pemain Fulham itu menuturkan timnya tak akan menyerah sebelum bertanding. "Sebab, kami tak ingin berhenti sampai di sini (perempat final). Untuk itu, kami akan menganggap pertandingan nanti sebagai sebuah laga final," katanya.

    Jika Kosta Rika menatap pertandingan nanti dengan optimisme, sebaliknya, Belanda terlihat berhati-hati. Seperti diakui pemain belakang Ron Vlaar, Belanda tak ingin terpeleset seperti Uruguay dan Italia. Dua jawara dunia itu memang bertekuk lutut di hadapan Kosta Rika, masing-masing dengan skor 1-3 dan 0-1. "Mereka juga menahan imbang Inggris dan mengalahkan Yunani. Karena itu, pertandingan nanti pasti tak akan mudah," ujar Vlaar.

    Apalagi Belanda dipastikan tak akan diperkuat pemain tengah Nigel de Jong dalam pertandingan nanti. Pemain AC Milan itu mengalami cedera kunci paha dalam pertandingan melawan Meksiko. Dalam keterangan resmi Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), De Jong bahkan disebut bakal absen hingga Piala Dunia usai.

    Cedera De Jong akan menjadi kehilangan besar bagi Belanda. Pada kesempatan terpisah, pelatih Louis van Gaal pun mengakui hal itu. "Ia adalah pemain penting kami," tutur Van Gaal.

    Namun Van Gaal sudah menyiapkan Bruno Martins Indi untuk menggantikan De Jong. Martins Indi sudah diturunkan saat melawan Meksiko sebelumnya. Van Gaal cukup puas dengan penampilannya. "Kami tak ingin berbicara bagaimana cedera De Jong. Namun saya melihat Martins Indi mampu menggantikan perannya."

    Bagi kedua negara, pertandingan di Arena Fonte Nova nanti akan menjadi pertemuan pertama mereka. Secara tersirat dalam wawancara dengan De Telegraph, Van Gaal sudah mengutarakan keengganannya untuk pulang memikul malu. Artinya, ia tak mau kalah oleh Kosta Rika dalam pertandingan nanti.

    Soal formula yang disiapkan, pelatih 62 tahun yang akan bergabung dengan Manchester United selepas Piala Dunia itu enggan merincikan. Setengah bercanda, ia mengatakan hanya ingin wasit kembali memutuskan cooling break dalam pertandingan nanti. "Nah, di sana dimaksimalkan untuk berdiskusi soal rencana selanjutnya."

    FIFA | DAILY MAIL | ARIE FIRDAUS 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.