Sabella: Messi Bagaikan Air di Padang Gurun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi. Matthias Hangst/Getty Images

    Lionel Messi. Matthias Hangst/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Gonzalo Higuain jadi pahlawan kemenangan 1-0 Argentina atas Belgia lewat golnya dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2014 di Estadio Nacional de Brasilia, Ahad, 5 Juli 2014. Tapi pelatih Alejandro Sabella justru menyanjung Lionel Messi setinggi langit. Ia mengibaratkan Messi seperti air segar di tengah padang pasir.

    “Pemain seperti Messi hampir tidak pernah kehilangan bola, seperti air di gurun. Dia memberikan kami air di padang gurun,” kata Sabella. “Ketika permainan kami terasa kering, dia memberikan kami udara segar setiap kali dia menguasai bola.”

    Messi selalu terpilih sebagai man of the match dalam empat pertandingan Argentina sebelumnya. Meski tak mencetak gol dan tak terpilih sebagai pemain terbaik laga Argentina melawan Belgia, Messi memperlihatkan performa gemilang dengan pergerakannya.

    Gol Higuain tak lepas dari pergerakan kapten Argentina tersebut. Messi meliuk-liuk untuk mengelabui setidaknya tiga pemain lawan, sebelum melepaskan umpan kepada Angel di Maria yang kemudian berbuah gol kemenangan.

    ADVERTISEMENT

    “Saya merasa dia memainkan pertandingan yang indah. Itu bukan hanya tentang mencetak gol. Ini semua tentang menguasai bola, menarik tiga pemain lawan, dan setiap pergerakannya adalah tanda bagi kami untuk membahayakan lawan.”

    SKY SPORTS | ANTONIUS WISHNU

    Baca juga:
    Neuer Tak Sabar Tampil di Semifinal
    Van Gaal: Kosta Rika Mirip Belanda
    Hummels Bawa Jerman Sementara Ungguli Prancis 1-0
    Deschamps: Prancis Kalah Pengalaman dari Jerman
    Sundulan Hummels Antar Jerman ke Semifinal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.