Tanpa Neymar? No Problem!  

Reporter

Editor

Raju febrian

Presiden Konfederasi Sepak Bola Brasil, Jose Maria Marin (kanan) menyalami Neymar yang terbaring di dalam helikopter di Teresopolis, Brasil, 5 Juli 2014. AP/Ricardo Stuckert-CBF

TEMPO.CO - Bagi penggemar tim nasional Brasil, kabar cederanya Neymar ibarat petir di siang bolong. Begitu mengejutkan. 

Neymar memang andalan Brasil. Akselerasi dan kemampuannya di atas rata-rata. Faktanya, Brasil pun sangat bergantung pada pemain Barcelona tersebut. Statistik membuktikan, terakhir kali Brasil bermain di kandang tanpa Neymar adalah saat menghadapi Venezuela dalam Kualifikasi Piala Dunia 2010, lima tahun lalu. Hasilnya? Pertandingan berkesudahan tanpa gol.

Bayangan itu tentu akan menghantui penggemar Brasil kali ini. Bisa apa timnas mereka tanpa sang megabintang? Tapi, jika pertanyaan itu diajukan kepada saya, jawabannya sudah tersedia. No problem!

Secara pribadi, saya justru lebih khawatir terhadap absennya Thiago Silva akibat akumulasi kartu kuning dalam semifinal melawan Jerman nanti. Bagi saya, Silva tak sekadar kapten bagi timnas Brasil. Ia adalah pemimpin dan bek jempolan.

Jadi, kehilangan Silva akan menjadi kerugian besar bagi Brasil. Apalagi jika melihat statistik permainan Brasil selama ini. Mereka ngotot di awal pertandingan, tapi, di babak kedua, mereka kewalahan dan dengan mudah dibombardir tim lawan. Hal itu sangat terlihat dalam pertandingan melawan Cile dan Kolombia.

Sebaliknya, di lini depan, pelatih Luis Felipe Scolari punya banyak alternatif. Menurut saya, salah satu yang bisa dicoba adalah menempatkan Willian di posisi Neymar, di sayap kiri. Dalam kondisi seperti ini, Scolari harus cerdik dan mengubah gaya bermain tim asuhannya. Jangan lagi mengandalkan penetrasi individu. Mereka wajib lebih kompak dan mencoba membongkar lawan dengan bekerja sama, misalnya, menggunakan skema one-two. Scolari juga bisa memanfaatkan momentum cederanya Neymar untuk memompa semangat penyerang lain yang selama ini terpinggirkan, seperti Fred dan Jo, untuk menunjukkan kemampuan diri.

Bagi Jerman, hilangnya Neymar di skuad Brasil akan menjadi keuntungan tersendiri. Menurut pengamatan saya selama Piala Dunia ini, pelatih Joachim Loew selalu menempatkan salah seorang pemain tinggi-besar untuk mengawal pemain tim lawan yang punya kemampuan di atas rata-rata.

Hal itu terlihat dalam pertandingan pertama mereka di babak grup saat melawan Portugal. Saat itu Loew menugaskan Jerome Boateng--bek tengah yang ditempatkan di sisi kanan--untuk menghadang Ronaldo. Terbukti, permainan Ronaldo tak berkembang.

Sekarang tugas Loew jadi lebih enteng karena tak harus mengorbankan satu pemain untuk menjaga satu lawan. Jerman bisa lebih berfokus menyerang dan mengeksploitasi sisi sayap.

Jadi, bisakah Jerman menang mudah? Menurut saya, skenario tak akan berjalan mulus seperti tadi. Pertandingan ada kemungkinan ditentukan lewat adu penalti. Tapi, yang pasti, kubu Brasil tak boleh takut bermain tanpa Neymar. Karena, tak ada Neymar, no problem!

RAHMAD DARMAWAN (Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Pelatih Persebaya Surabaya) 






Jelang Pilpres Brasil, Neymar Dukung Presiden Jair Bolsonaro

4 hari lalu

Jelang Pilpres Brasil, Neymar Dukung Presiden Jair Bolsonaro

Bintang sepak bola Brasil Neymar Junior mendukung upaya pemilihan ulang Presiden Jair Bolsonaro jelang pilpres Ahad 2 Oktober 202


Selain Lionel Messi, Ini 8 Pemain Dengan Permintaan Aneh di Kontrak

6 hari lalu

Selain Lionel Messi, Ini 8 Pemain Dengan Permintaan Aneh di Kontrak

Permintaan Lionel Messi kepada klub agar disediakan pesawat jet bukan hal baru. Berikut 8 pesepak bola dengan permintaan nyeleneh.


Brasil vs Tunisia 5-1, Tite Tuding Bek Lawan Ingin Keluarkan Neymar dari Piala Dunia 2022

7 hari lalu

Brasil vs Tunisia 5-1, Tite Tuding Bek Lawan Ingin Keluarkan Neymar dari Piala Dunia 2022

Pelatih Brasil Tite mengecam pelanggaran pemain Tunisia, Dylan Bronn, kepada Neymar dalam laga persahabatan FIFA Matchday.


Hasil FIFA Matchday: Brasil vs Tunisia 5-1, Raphinha Bikin Brace, Neymar Sumbang Gol

7 hari lalu

Hasil FIFA Matchday: Brasil vs Tunisia 5-1, Raphinha Bikin Brace, Neymar Sumbang Gol

Timnas Brasil menang 5-1 Tunisia dalam laga persahabatan FIFA Matchday di Paris. Raphinha memborong dua gol, sedangkan Neymar mencetak satu gol.


Hasil FIFA Matchday: Argentina vs Honduras 3-0, Brasil Vs Ghana 3-0; Messi dan Richarlison Bikin Brace

11 hari lalu

Hasil FIFA Matchday: Argentina vs Honduras 3-0, Brasil Vs Ghana 3-0; Messi dan Richarlison Bikin Brace

Hasil laga persahabatan FIFA Matchday: Argentina vs Honduras 3-0 dan Brasil Vs Ghana 3-0. Richarlison dan Lionel Messi cetak brace.


Qatar Akan Layani Penonton Piala Dunia 2022 Dengan Bus Listrik

14 hari lalu

Qatar Akan Layani Penonton Piala Dunia 2022 Dengan Bus Listrik

Penonton Piala Dunia 2022 bisa memanfaatkan beberapa transportasi darat yang ramah lingkungan selama berada di Qatar.


Seperti Apa Tarian Selebrasi Vinicius Jr buat Real Madrid yang Memicu Kontroversi?

15 hari lalu

Seperti Apa Tarian Selebrasi Vinicius Jr buat Real Madrid yang Memicu Kontroversi?

Vinicius Jr mendapat sorotan saat Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid dalam pertandingan derbi Liga Spanyol, 18 September 2022 lalu.


Liga Champions: Maccabi Haifa vs PSG 1-3, Mbappe Jadi Pemain Terbik, Bicara Soal Trio MNM

20 hari lalu

Liga Champions: Maccabi Haifa vs PSG 1-3, Mbappe Jadi Pemain Terbik, Bicara Soal Trio MNM

Kylian Mbappe dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (man of the match) saat PSG mengalahkan Maccabi Haifa di Liga Champions.


Panitia Piala Dunia 2022 Berencana Batasi Penggunaan Kendaraan

21 hari lalu

Panitia Piala Dunia 2022 Berencana Batasi Penggunaan Kendaraan

Penonton Piala Dunia 2022 yang membawa kendaraan pribadi dari luar Qatar bakal disediakan tempat parkir. Mereka akan disediakan bus.


Bintang PSG Neymar Sebut Bek Tengah Real Madrid Antonio Rudiger Menakutkan

22 hari lalu

Bintang PSG Neymar Sebut Bek Tengah Real Madrid Antonio Rudiger Menakutkan

Selain memberikan penilaian soal Antonio Rudiger, Neymar juga menyebut Raphael Varane sebagai bek yang cepat dan cerdas.