FIFA Tolak Keberatan Brasil  

Reporter

Penyerang Brasil Fred (kanan) berusaha menarik kaos rekannya Ramires saat sesi latihan sebelum pertandingan melawan Jerman di Semi Final Piala Dunia di Pusat latihan Granja Comary, Teresopolis, Brasil (8/7). Brasil kehilangan Neymar yang cidera dan Thiago Silva karena akumulasi kartu saat melawan Jerman. AP/Leo Correa

TEMPO.CO, Rio de Janeiro – Federasi Internationale de Football Association (FIFA) menolak permohonan Brasil yang meminta Federasi itu mencabut hukuman kartu kuning untuk kapten Thiago Silva. Komite Disiplin FIFA menegaskan bahwa tidak ada dasar hukum untuk mencabut hukuman kartu kuning yang sudah diberikan kepada pemain yang terbukti melakukan pelanggaran.

Sebelumnya Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengajukan permohonan banding kepada FIFA yang memberikan kartu kuning kepada Thiago Silva saat melawan Kolombia pada perempat final. CBF meminta agar FIFA membatalkan kartu kuning Silva karena keputusan itu membuat ia tidak bisa bermain saat Brasil menghadapi Jerman di semifinal.

CBF juga meminta agar FIFA memberlakukan sanksi kepada pemain Kolombia, Juan Camilo Zuniga, yang melakukan pelanggaran terhadap penyerang Brasil, Neymar sehingga mengalami cedera retak punggung. Namun, Komite Disiplin FIFA sepertinya mengabaikan insiden tersebut. Dalam sebuah pernyataan, Komite Disiplin hanya menyatakan sangat menyesalkan terjadinya insiden yang menyebabkan Neymar harus istirahat.

FIFA berpendapat Zuniga tidak dapat dikenai sanksi karena wasit tidak menemukan adanya pelanggaran. “Sanksi diberikan bila wasit memberikan kartu kuning atau merah kepada pemain,” kata pernyataan itu.

CHANNEL NEWS ASIA | AFP | SETIAWAN ADIWIJAYA

Baca juga:
Boateng: Jerman Tak Incar Balas Dendam
Ini Saran Dante untuk Timnas Brasil
Dante Siap Gantikan Thiago Silva






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

3 Agustus 2020

Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

Badan sepak bola dunia FIFA menyatakan pihak berwenang Swiss tidak mempunyai alasan untuk meluncurkan penyelidikan kriminal atas Gianni Infantino.


Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

26 Mei 2020

Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

Badan sepak bola dunia (FIFA) menskors presiden federasi sepak bola Haiti Yves Jean-Bart terkait kasus pelecehan seks.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

27 Maret 2018

Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

Negara-negara yang menyatakan akan melakukan boikot bertambah ketika Piala Dunia 2018 tinggal tiga bulan lagi.


Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

19 Maret 2018

Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan kecemasan terhadap potensi bentrok suporter Rusia dan Inggris tak akan terjadi di Piala Dunia 2018.


FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

13 Februari 2018

FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

Keputusan FIFA untuk mengijinkan ibukota Chechnya, Grozny, sebagai markas Timnas Mesir mengundang protes.


Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

3 Februari 2018

Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

Sami Al-Jaber bangga tim Arab Saudi bisa bermain pada partai pembukaan Piala Dunia 2018.