Dilibas Jerman, Kapten Brasil Minta Maaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kombinasi gelandang Jerman Thomas Mueller dan bek Brasil David Luiz yang akan bertarung pada Semi Final Piala Dunia 2014. FABRICE COFFRINI/AFP/Getty Images

    Foto kombinasi gelandang Jerman Thomas Mueller dan bek Brasil David Luiz yang akan bertarung pada Semi Final Piala Dunia 2014. FABRICE COFFRINI/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapten Brasil, David Luiz, meminta maaf atas kekalahan timnya dalam pertandingan semifinal melawan Jerman di Estadio Mineirao, hari ini, Rabu, 9 Juli 2014. Dalam pertandingan tersebut, Brasil ditekuk Jerman dengan skor 7-1. (Baca: Kekalahan Terbesar Brasil Sepanjang Sejarah)

    "Minta maaf kepada semua orang, minta maaf kepada masyarakat Brasil," katanya.

    Luiz mengatakan hanya ingin melihat orang-orang tersenyum. Soalnya, kebahagiaan masyarakat Brasil amat penting baginya. "Paling tidak, kebahagiaan itu karena sepak bola."

    Dia mengakui bahwa para pemain Jerman bermain lebih baik dibandingkan timnya. Mereka, kata dia, mempersiapkan pertandingan itu lebih baik dari kubunya.

    Tim nasional Brasil ditaklukan Jerman dengan skor 7-1. Para pemain Jerman, yakni Thomas Muller, Miroslav Klose, Toni Kroos, dan Khedira, bergantian membobol gawang Brasil di babak pertama sehingga membuat kedudukan menjadi 5-0. (Baca: Babak I, Jerman Bantai Brasil 5-0)

    Di babak kedua, Andre Schuerrle mencetak dua gol tambahan, membuat kedudukan Brasil tertinggal 7-0. Pemain Brasil, Oscar, baru berhasil mencetak gol pada menit ke-89. Sehingga kedudukan akhir menjadi 7-1.  (Baca: Klose Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia)

    Kekalahan ini, kata Luiz, sangat menyedihkan. Namun dari hal itu, mereka bisa belajar.

    Luiz menggantikan posisi Thiago Silva sebagai kapten dalam pertandingan. Soalnya, Silva tak bisa bermain lantaran mendapat dua kartu kuning saat melawan Meksiko dan Kolombia.

    FIFA | NUR ALFIYAH


    Baca juga:
    Romero: Saya Berhutang Banyak ke Van Gaal
    Messi: Memenangi Piala Dunia akan Melengkapi Semua
    Van Persie Terancam Absen Lawan Argentina


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.