Jose Mourinho: Ini Kesalahan Tim Brasil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David Luiz berusaha menahan rasa kecewa usai Brazil dikalahkan Jerman 7-1 pada laga semifinal piala dunia, di Brazil 7 Juli 2014. Laurence Griffiths/Getty Images

    David Luiz berusaha menahan rasa kecewa usai Brazil dikalahkan Jerman 7-1 pada laga semifinal piala dunia, di Brazil 7 Juli 2014. Laurence Griffiths/Getty Images

    TEMPO.CO, Belo Horizonte – Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, mendesak suporter Brasil agar tidak menyalahkan David Luiz sebagai biang kekalahan tuan rumah oleh Jerman di babak semifinal Piala Dunia 2014. Skuad Selecao mengalami kekalahan terbesar dalam sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia setelah dihajar Jerman dengan skor telak 7-1 di Belo Horizonte, Rabu dinihari WIB, 9 Juli 2014.

    Luiz yang dijual oleh Mourinho ke Paris Saint-Germain pada awal musim panas ini dengan nilai kontrak sekitar 50 juta pound sterling menjadi kapten dalam laga semifinal ini. Ia mengisi pernan Thiago Silva yang absen karena mendapat hukuman akumulasi kartu kuning.

    Namun performa Luiz selama pertandingan itu mendapat banyak kritik. “Saya kira tidak adil bila menyalahkan seseorang atas kekalahan ini. Ini merupakan kerja sama tim, dan secara keseluruhan performa tim buruk,” kata Mourinho kepada Yahoo!.

    “Apakah David melakukan kesalahan? Ya, dia melakukannya. Tapi Dante juga melakukan kesalahan. Begitu pula Marcelo, Fernandinho. Ini kesalahan tim. Jadi saya pikir itu tidak adil," kata pelatih asal Portugal itu.

    Pelatih Brasil, Luiz Felipe Scolari, mengungkapkan bahwa kekalahan Brasil merupakan mimpi buruknya.

    SPORT MOLE | SETIAWAN ADIWIJAYA

    Baca juga:
    Gagal ke Final, Brasil Usahakan Raih Juara 3
    Dilibas Jerman, Kapten Brasil Minta Maaf
    Klose Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.