Kicauan Hina Jerman, Politikus Malaysia Minta Maaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Jerman melakukan selebrasi usai kalahkan Brazil 7-1 pada semifinal piala dunia di Brazil, 7 Juli 2014. REUTERS/Leonhard Foeger

    Para pemain Jerman melakukan selebrasi usai kalahkan Brazil 7-1 pada semifinal piala dunia di Brazil, 7 Juli 2014. REUTERS/Leonhard Foeger

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Anggota parlemen Malaysia dari UMNO, Bung Mokhtar Radin, akhirnya meminta maaf atas kicuannya di Twitter yang sensitif dan menyakiti hati warga Jerman saat tim nasional mereka mengalahkan Brasil di semifinal dengan skor telak 7-1. Kicuan itu telah menuai kritikan luas dari masyarakat dan bahkan Perdana Menteri Najib Razak.

    Bung Mokhtar meluapkan kegembiraannya dengan berkicau di akun Twitternya, "Love Live Hitler." Setelah mendapat banyak kritikan, Bung Mokhtar langsung meminta maaf. Dalam kicuannya, ia berkata, "Ketika Jerman menghantam Brasil, saya secara tidak sengaja mengucapkan kata-kata yang melukai hati orang Jerman. Saya meminta maaf sedalam-dalamnya."

    Namun, hingga siang hari waktu Malaysia, Bung Mokhtar tidak menghapus kicauannya yang kontroversial itu.

    Adapun Najib Razak menuturkan komentar Bung Mokhtar bukan atas nama Malaysia atau orang biasa di Malaysia yang paham dengan sejarah strategis di Eropa dan menghormati persatuan. "Komentar yang diucapkan Bung Mokhtar salah dan tidak bisa diterima. Ia harus menghapusnya," ujar Najib.

    ADVERTISEMENT

    Menurut Najib, ini adalah saatnya bagi Jerman untuk merayakan kemenangan. “Kami berharap Jerman melakukan yang terbaik,” kata Najib.

    CHANNEL NEWS ASIA | SETIAWAN ADIWIJAYA
     

    Baca juga:
    Pelatih Brasil Akan Tentukan Nasibnya Usai Final
    Neymar Bakal Lanjutkan Perawatan di Barcelona
    Imbang 0-0, Belanda Vs Argentina Adu Penalti


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?