Hadang Robben, Mascherano Sempat Takut Kalah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola tim nasional Argentina Lionel Messi (tengah) berdiri di dekat rekan satu timnya, Lucas Biglia (kanan) dan Javier Mascherano (kiri) dalam sesi latihan di Vespesiano, dekat Belo Horizonte, Brasil, Sabtu 28 Juni 2014. AP/Victor R. Caivano

    Pesepak bola tim nasional Argentina Lionel Messi (tengah) berdiri di dekat rekan satu timnya, Lucas Biglia (kanan) dan Javier Mascherano (kiri) dalam sesi latihan di Vespesiano, dekat Belo Horizonte, Brasil, Sabtu 28 Juni 2014. AP/Victor R. Caivano

    TEMPO.CO, JakartaGelandang Argentina, Javier Mascherano, mengungkapkan momen ketika dia melihat peluang menjadi juara Piala Dunia hampir lepas. Mascherano menyergap untuk menahan tembakan Arjen Robben pada menit ke-90 di laga semifinal Belanda melawan Argentina. (Baca juga: Pendukung Argentina Serbu Rio de Janeiro)

    Mascherano mengejar Robben ke sisi kiri lapangan dan menghentikan tembakan pemain Bayern Munich itu dengan bagian bawah sepatunya. Langkah Mascherano itu menggagalkan upaya Robben mengantarkan Belanda ke final Piala Dunia. 

    Mascherano, yang bergabung dengan Barcelona FC, mengaku sempat ketakutan saat menghadang Robben. "Itu sangat mengerikan. Saya pikir saya akan gagal, saya pikir dia akan mendahului saya. Saya memikirkan begitu banyak hal," kata Mascherano, dalam sebuah wawancara dengan the Independent, seperti dilansir Soccerway, Jumat, 11 Juli 2014. "Namun, ketakutan saya tidak terjadi. Tak ada gol."

    Mascherano mengatakan keberhasilannya menjegal Belanda melaju ke final Piala Dunia juga disebabkan keputusan Robben untuk memberikan satu sentuhan tambahan di belakang lini pertahanan Argentina. "Dia melakukan pertukaran yang hebat dengan Sneijder. Tetapi karena gerakan tambahan itu, dia tidak menembak lebih awal dan tambahan waktu sekejap itu memberi saya peluang," kata Mascherano. 

    ADVERTISEMENT

    Dia mengatakan timnya telah berjuang memberikan yang terbaik untuk bisa lolos ke final. Namun, dia tidak menyangkal bahwa faktor keberuntungan ikut mengantar tim Tango lolos dari semifinal. "Tim kami beruntung Robben melakukan satu gerakan tambahan itu. Untuk masuk ke final, kita selalu membutuhkan sedikit keberuntungan," kata Mascherano.

    Pertandingan semifinal selama 120 menit antara Belanda melawan Argentina tak menghasilkan satu gol pun. Argentina akhirnya lolos ke babak final setelah memenangkan adu penalti 4-2 atas Belanda dalam pertandingan Kamis, 10 Juli 2014 dinihari. Tim Tango akan berhadapan dengan tim Panser, Jerman, dalam final yang digelar Minggu, 13 Juli 2014 waktu setempat. 

    SOCCERWAY | BERNADETTE CHRISTINA MUNTHE

    Berita Lain
    Van Gaal Kesulitan Cari Pembuka Penalti
    Aguero: Kami Mematahkan Anggapan Orang
    Pelatih Argentina Akui Jerman Lebih Favorit Juara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.