Van Gaal: Kami Tetap Akan Membuat Sejarah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reaksi pelatih utama Belanda Louis van Gaal usai mengalami kekalahan di pertandingan Piala Dunia melawan Argentina di stadion Itaquerao di Sao Paulo, Brasil, 9 Juli 2014. AP/Martin Meissner

    Reaksi pelatih utama Belanda Louis van Gaal usai mengalami kekalahan di pertandingan Piala Dunia melawan Argentina di stadion Itaquerao di Sao Paulo, Brasil, 9 Juli 2014. AP/Martin Meissner

    TEMPO.CO, Jakarta - Mimpi tim nasional Belanda melaju ke final Piala Dunia untuk keempat kalinya kandas pada Rabu malam, 9 Juli. Argentina mengalahkan Belanda dengan skor 4-2 melalui adu penalti. "Itu sangat, sangat menyedihkan, dan mimpi telah rusak," ujar Louis van Gaal, pelatih tim Oranje. (Baca juga: Belanda Kalah, Arjen Robben: Ini Menyakitkan)

    Menurut dia, momen untuk berada dalam final Piala Dunia tidak akan datang kembali pada tahun ini. Namun, kata Van Gaal, timnya masih dapat menorehkan sejarah, setidaknya dalam babak perebutan juara ketiga melawan Brasil pada Ahad dinihari nanti, 13 Juli. "Ini akan menjadi pertandingan terakhir saya, dan saya berharap para pemain ingin memberikan hadiah berupa kemenangan, sehingga kami tetap tak terkalahkan," ujar Van Gaal.

    Dalam catatan, Belanda pernah tiga kali masuk final Piala Dunia, yaitu pada 1974, 1978, dan 2010. Namun, pada ketiga tahun itu, Belanda tidak pernah keluar sebagai juara.

    Banyak anggota tim muda Belanda yang masih memiliki kesempatan untuk bermain lagi pada Piala Dunia mendatang. Hanya Dirk Kuyt, 33 tahun, anggota tim Belanda paling tua saat ini, yang akan mengundurkan diri dari ajang sepak bola internasional setelah Piala Dunia. Pada laga terakhirnya, dia ingin memenangi pertandingan.

    "Dalam sepak bola, selalu ada pertandingan berikutnya," kata Kuyt. "Kami ingin menang di sini, kembali tak terkalahkan, dan dengan perasaan kami telah memberikan segalanya di sini. Kami ingin meninggalkan turnamen ini dengan perasaan yang baik. Tempat ketiga akan jauh lebih baik daripada tempat keempat."

    FIFA.COM | SUTJI DECILYA

    Terpopuler:
    Scolari: Jangan Hakimi Saya dari Kekalahan 1-7  
    Argentina Juara, Ini Janji Maradona pada Messi  
    Neymar Tak Setuju Agennya Hina Scolari  
    Agen Neymar Hina Scolari  
    Mourinho Tak Sepakat dengan Perebutan Juara Ketiga
    Nicola Rizzoli Pimpin Final Piala Dunia 2014

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.