Dari Ancaman Kerja di Tambang Batu Bara, Sampai Ditembak Gangster

Reporter

Editor

Kamis, 1 Juli 2010 10:58 WIB

Timnas sepakbola Korea Utara untuk Piala Dunia 2010 di Afrika, tiba di bandara Tambo. REUTERS/Siphiwe Sibeko
TEMPO Interaktif , Paris:Para pemain dan ofisial Korea Utara terancam bekerja di pertambangan batu bara sementara Nigeria dilarang tampil dua tahun di ajang internasional oleh presidennya. “Hukuman” seperti itulah yang akan dan telah didapat para pemain ketika timnya tersingkir di penyisihan Piala Dunia Afrika Selatan.

Yang lebih beruntung adalah Inggris di mana hujatan terbanyak justru datang dari tabloid-tabloid Negeri Pangeran Charles.

Setibanya di kampung halaman, skuad Chollima dilukiskan seperti “bermuka batu”. Itu dianggap sebagai sinyal buruk oleh mantan pelatih tim nasional Moon Ki-Nam yang mengatakan kepada wartawan setelah tim kesayangannya dipermalukan Portugal 7-0 di penyisihan Grup G.

Yang membuat situasi bertambah buruk adalah performa Korut sempat menjanjikan, kalah terhormat 2-1 dari juara dunia lima kali Brasil pada laga pembuka. “Para pemain dan pelatih akan diberikan rumah besar ketika mereka menang. Namun mereka harus menebus kekalahan dari Portugal dikirim bekerja di tambang batu bara,” tegas Moon.

Cerita buruk perlakuan rejim ketika menerima kegagalan tim nasional tidak hanya dialami Korut. Almarhum Uday Hussein, anak dari diktator Irak Saddam, punya cara yang menyerupai cerita dalam sebuah novel ketika menghukum para pemain Irak ketika gagal memenuhi ambisinya.

Metode favorit Uday dalam menghukum pemain adalah melecut dengan kabel listrik atau dipaksa berendam di bak air kotoran.

Advertising
Advertising

Hukuman yang lumayan ekstrim juga dilancarkan Presiden Nigeria Good Luck Jontahan. Ia sengaja membekukan tim nasional selama 2 tahun dari ajang internasional setelah finis buncit di penyisihan Grup B dengan hanya mengoleksi satu poin setelah kalah dari Argentina dan Yunani serta bermain seri dengan Korea Selatan.

Kekisruhan setelah tersingkirnya Prancis di penyisihan grup berujung pada mundurnya Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Jean-Pierre Escalettes dari jabatannya. Escalettes dan pelatih Raymond Domenech juga dipanggil untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya oleh komisi di parlemen Prancis.

Hukuman dan ganjaran datang dengan pelbagai bentuk. Namun, hukuman paling getir diterima almarhum bek Kolumbia Andres Escobar. Gol bunuh dirinya ketika Kolumbia bertemu Amerika Serikat di Piala Dunia 1994 berujung pada tewasnya mantan pemain Atletico Nacional tersebut yang ditembak ketika kembali ke kampung halaman.

Sang penembak mendapat perintah dari gangster, menyalahkan Escobar yang membuat mereka rugi besar dalam taruhan.

AP | BAGUS WIJANARKO

BERITA TERPOPULER LAINNYA:

Gerrard dan Terry Ternyata Sering Bertengkar di Piala Dunia

Maradona Mengira Mueller Anak Gawang

“Brasil Akan Bikin Robben Tak Berkutik”

Seekor Gurita Prediksi Jerman Menang

Tim Terseksi di Lapangan Hijau

Ini Tafsir Polisi Atas Simbol Babi

Komisi Informasi: Rekening Mencurigakan Harus Dibuka ke Publik

Inilah Penyimpangan yang Mungkin Terjadi di Polri

Mengapa Tempo Memakai Sampul Celengan Babi

Inilah Polisi yang Disebut Memiliki Rekening Gendut

Berita terkait

Mantan Gelandang Jerman Mesut Ozil Umumkan Pensiun dari Sepak Bola

22 Maret 2023

Mantan Gelandang Jerman Mesut Ozil Umumkan Pensiun dari Sepak Bola

Mesut Ozil pensiun dari timnas Jerman pada 2018 di tengah debat politik tentang imigran.

Baca Selengkapnya

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.

Baca Selengkapnya

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.

Baca Selengkapnya

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.

Baca Selengkapnya

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.

Baca Selengkapnya

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

Baca Selengkapnya

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.

Baca Selengkapnya

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.

Baca Selengkapnya

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.

Baca Selengkapnya

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.

Baca Selengkapnya