Jumat, 19 Oktober 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper sekaligus kapten Prancis, Hugo Lloris, memegang trofi Piala Dunia saat pesta penyambutan di Istana Presiden Elysee, Paris, 16 Juli 2018. (Ludovic Marin/Pool Photo via AP)

    Kiper sekaligus kapten Prancis, Hugo Lloris, memegang trofi Piala Dunia saat pesta penyambutan di Istana Presiden Elysee, Paris, 16 Juli 2018. (Ludovic Marin/Pool Photo via AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Piala Dunia 2018 sudah berakhir. Piala dunia selanjutnya akan digelar di kawasan Timur Tengah untuk pertama kalinya, di Qatar pada 2022. 

    Berikut sejumlah hal yang penting diketahui tentang Piala Dunia menatang:

    Sekilas Tuan Rumah Qatar

    Qatar sebuah negara semenanjung di Teluk Persia. Negara hanya berpopulasi sekitar 2,5 juta penduduk. Mereka secara kontroversial memenangkan hak menjadi tuan rumah pada tahun 2010. Ada isu suap sehingga memicu pembicaraan kemungkinan penunjukkannya dibatalkan, meski hingga kini tak terbukti. Dalam pembangunan stadion, negara ini juga disorot karena dianggap melakukan praktik tak sehat mengarah pada "perbudakan" tenaga kerja.

    Jadwal Akan Beda

    Untuk pertama kalinya pula, Piala Dunia empat tahun mendatang dipastikan tidak akan diadakan selama bulan Mei, Juni atau Juli karena Qatar dikelilingi oleh gurun dan suhu musim panas dapat mencapai 45 derajat celcius. Oleh karena itu, FIFA mengonfirmasi Piala Dunia 2022 akan digelar mulai 21 November 2022, meskipun Qatar tetap bersuhu 24 derajat pada November dan 20 derajat saat Desember.

    Jadwal Liga di Eropa Ikut Berubah

    Tanggal yang tidak seperti biasanya membuat Piala Dunia akan jatuh selama jadwal pertandingan mayoritas liga-liga di Eropa berlangsung. Konsekuensinya, Piala Dunia 2022 akan berlangsung selama kurang dari 28 hari. Finalnya sendiri akan dimainkan pada 18 Desember.

    Perubahan waktu pelaksanaan ini juga berimbas bagi Liga Inggris yang biasanya terdapat ‘boxing day’ di penghujung tahun. Kepala eksekutif Premier League, Richard Scudamore, mengatakan prioritasnya adalah menjaga pertandingan hiburan natal dan tahun baru tersebut tetap utuh. FIFA sendiri saat ini masih berusaha untuk membuat keputusan yang menguntungkan kedua belah pihak.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.