Piala Dunia 2018: Selain Vodka, Rusia Juga Punya Kvass

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Laporan Tempo dari Rusia.

    Laporan Tempo dari Rusia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Vodka kerap diidentikkan dengan Rusia, yang kini tengah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Buat Anda yang tidak suka atau tidak bisa mengkonsumsi minuman keras, vodka jelas bukan pilihan. Ada minuman lain nan khas yang aman untuk dikonsumsi ketimbang vodka. Namanya kvass

    Seorang kawan Rusia pernah menyebut kvass itu sebagai minuman ringan klasik yang sangat populer di Rusia. Menurut dia, sayang rasanya kalau ke Rusia hanya untuk mencari vodka. “Rasanya jauh lebih enak dan dia (kvass) tidak membuat mabuk,” katanya.

    Menurut dia, sebagian besar warga Rusia bahkan menganggap kvass sebagai minuman nasional negeri itu melebihi vodka. Kvass juga populer di Belarus, Ukraina, Polandia, Republik Cek, dan di sejumlah negara Eropa Timur. 

    Ilustrasi minuman Rusia, Kvass. 

    Kvass merupakan hasil fermentasi roti hitam, yang juga menjadi salah satu produk makanan populer di Rusia. Asal-usulnya diperkirakan muncul sejak 50 abad silam, saat manusia baru mengenal pembuatan bir. Kvass bahkan sudah tercantum dalam kronik Rusia Kuno pada 989, jauh lebih tua daripada vodka.

    Legenda menyebutkan kvass tercipta secara kebetulan. Saat itu kantong-kantong berisi gandum milik seorang petani basah. Tunas-tunas gandum bermunculan. Si petani berusaha menyelamatkan bahan pangannya kemudian mengolahnya menjadi tepung.

    Namun dia tak bisa membuatnya menjadi roti dan malah terbentuk malt. Akhirnya si petani menambahkan air dan membiarkan cairan itu berfermentasi dan terbentuklah kvass perdana.

    Karena pembuatannya mirip dengan bir, kvass mengandung alkohol. Tapi kadarnya amat rendah, sekitar 0,05-1,4 persen. Meski demikian, kvass digolongkan bukan minuman keras, bahkan dijual bebas di toko atau di pinggir jalan, berdampingan dengan minuman ringan bersoda dan jus.

    Sebotol kvass berukuran setengah liter harganya 60 rubel atau sekitar Rp 14 ribu. Tak perlu menunjukkan kartu identitas untuk membuktikan sudah berusia di atas 18 tahun seperti halnya ketika membeli bir atau bahkan vodka.

    Kvass terbaik adalah yang buatan rumahan. Banyak resep tentang pembuatan kvass, tapi tetap melibatkan bahan untuk roti hitam, ragi, air, dan herba. Ada juga yang mencampur dengan berry, sejumlah jenis gandum lain, bit, jahe, atau perasan jeruk.

    Pada musim panas, kvass dingin menjadi minuman favorit. Kvass juga aman dikonsumsi oleh anak-anak dan lebih menyehatkan karena tak mengandung banyak gula, seperti minuman ringan bersoda lain. Seteguk sepertinya tidak pernah cukup.

    GABRIEL WAHYU TITIYOGA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.