Rabu, 19 Desember 2018

Prancis Juara Piala Dunia, Deschamps dan Lloris Jadi Nama Stasiun

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Prancis melempar pelatih Didier Deschamps ke udara pada akhir pertandingan final Piala Dunia 2018 melawan Kroasia di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, Ahad, 15 Juli 2018. Deschamps mengulangi suksesnya meraih trofi Piala Dunia kali ini sebagai pelatih. AP/Thanassis Stavrakis

    Pemain Prancis melempar pelatih Didier Deschamps ke udara pada akhir pertandingan final Piala Dunia 2018 melawan Kroasia di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, Ahad, 15 Juli 2018. Deschamps mengulangi suksesnya meraih trofi Piala Dunia kali ini sebagai pelatih. AP/Thanassis Stavrakis

    TEMPO.CO, Jakarta - Penghormatan untuk pelatih dan pemain Prancis yang baru menjuarai Piala Dunia 2018 terus bermunculan. Sebuah stasiun kereta api listrik (KRL) bawah tanah akan dinamai dengan nama Didier Deschamps. Sedangkan nama Huga Lloris juga akan ikut diabadikan, dilekatkan dengan nama Victor Hugo.

    Prancis menjadi kampiun di Rusia dengan mengalahkan Kroasia dalam laga final yang berlangsung pada 15 Juli 2018. Le Bleus meraih gelar juara keduanya di turnamen empat tahunan ini.

    Baca: Juara Piala Dunia 2018 Prancis, Pembuktian Tim Muda yang Pernah Diragukan

    Otoritas transportasi ibu kota Prancis, RATP, ikut memberi penghormatan pada tim nasiona Prancis dengan mengganti nama enam stasiun KRL bawah tanah.

    Satu stasiun yang dulu bernama Notre-Dame des Champs, sekarang akan disebut Notre Didier Deschamps (Didier Deschamps kami) sebagai penghargaan kepada sang pelatih.

    Didier Deschamps merupakan satu dari tiga orang sepanjang sejarah Piala Dunia yang mampu memenangi trofi sebagai pelatih setelah memenanginya sebagai pemain. Sebelumnya, ia membantu timnya memenangi gelar pertama di turnamen akbar ini pada 1998.

    Stasiun Victor Hugo, yang awalnya diberikan untuk memberi penghormatan pada sastrawan kondang negara itu, kini akan dinamai Victor Hugo Lloris. Itu mengacu kepada kapten selaigus kiper Prancis, Hugo Lloris.

    Baca: Prancis Juara Piala Dunia 2018, Kemenangan Keberagaman

    Stasiun Bercy akan menjadi Bercy Les Bleus, dekat dengan Merci (terima kasih) Les Bleus. Pada salah satu sisi jalan itu, salah satu perhentian KRL lainnya yang bernama Charles de Gaulle – Etoile dinamai ulang menjadi On a 2 a toiles. Ini berarti mereka mengganti nama pemimpin masa perang dengan tulisan yang berarti "Kami memiliki dua bintang," masing-masing satu bintang untuk keberhasilan menjuarai Piala Dunia.

    Sebelumnya, Inggris, yang secara mengejutkan mampu mencapai semifinal Piala Dunia 2018, juga telah mengganti Stasiun Southgate menjadi Stasiun Gareth Southgate untuk menghormati sang pelatih timnas Inggris.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.