Poin Pertama Australia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Craig Moore (kiri) dan Asamoah Gyan (kanan). REUTERS/Daniel Munoz

    Craig Moore (kiri) dan Asamoah Gyan (kanan). REUTERS/Daniel Munoz

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Australia masih bisa merajut asa di ajang Piala Dunia di Afrika Selatan setelah menahan imbang Ghana 1-1 dalam pertandingan penyisihan Grup D di Stadion Royal Bafokeng, Sabtu (19/6). Dengan hasil imbang ini Australia berhasil mendapat poin pertamanya dalam dua pertandingan setelah sebelumnya dilibas Jerman dengan skor 4-0.

    Permainan sempat berjalan imbang pada 10 menit babak pertama. Namun Australia berhasil unggul lebih dulu melalui gol yang dilesakkan Brett Holman. Berawal dari tendangan bebas Marco Bresciano, kiper Ghana, Richard Kingson, gagal menangkap bolanya dengan sempurna. Holman yang sudah lebih dulu berlari melewati bek Ghana dengan sigap menyambut bola yang terpental itu dan menendangnya ke dalam gawang Kingson.

    Kebobolan lebih dulu membuat Ghana justru makin agresif menyerang. Ghana lebih memilih memulai serangan dari sayap karena Australia terlalu tangguh untuk dilewati langsung dari tengah lapangan. Striker Ghana, Asamoah Gyan, sempat mengancam gawang Australia dengan tendangan kerasnya namun kiper Mark Schwarzer masih mampu menepis bola.

    Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Ghana akhirnya membuahkan hasil. Pemain depan Australia, Harry Kewell, diganjar kartu merah oleh wasit karena bola tembakan pemain Ghana mengenai tangan kanannya saat ia berdiri di depan gawang. Wasit Roberto Rosetti dari Italia itu memberikan hadiah penalti kepada Ghana dan kali ini Gyan tidak membuang kesempatan mencetak gol dengan melesakkan bola ke sudut kiri gawang Schwarzer.

    Bermain dengan 10 orang membuat lini pertahanan Australia dan juga Schwarzer harus lebih bekerja keras menahan gempuran Ghana. Schwarzer berhasil dua kali melakukan penyelamatan, termasuk saat menepis tembakan mendatar yang dilepaskan Kevin-Prince Boateng menjelang akhir babak pertama.

    Pada babak kedua, Ghana makin menikmati membangun serangan menuju gawang Australia. Bahkan beberapa pemainnya seperti Kwadwo Asamoah dan Gyan bereksperimen dengan tembakan-tembakan jarak jauh. Namun Schwarzer masih terlalu tangguh di bawah mistar gawang. Gyan kembali mendapatkan peluang emas saat menerima sodoran umpan dari Boateng. Sayang, sepakan mendatar Gyan masih melenceng di sisi gawang Schwarzer.

    Meski digempur terus, Australia ternyata masih memiliki peluang mencetak gol ketika pertandingan memasuki waktu 15 menit terakhir. Namun Kingson benar-benar kiper tangguh di bawah mistar gawang Ghana dan melakukan dua penyelamatan gemilang dengan menggagalkan percobaan tembakan dari dua pemain Australia, Luke Wilkshire dan Josh Kennedy. Hasil imbang 1-1 ini tetap bertahan hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.

    Dengan hasil seri ini, Ghana merebut posisi Jerman sebagai pemuncak grup D dengan perolehan empat poin. Ghana dipastikan lolos ke putaran 16 Besar jika sukses mengalahkan Jerman di laga terakhir penyisihan Grup D, Kamis (24/6). Sedangkan Australia, meski peluangnya cukup tipis, masih bisa lolos ke putaran 16 Besar jika mereka bisa mengalahkan Serbia dan Jerman benar-benar kalah dari Ghana.

    REUTERS|BBC|GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.