Portugal Perkasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Cape Town -  Portugal mengirim pesan ke seluruh dunia bahwa mereka datang ke Afrika Selatan untuk menjuarai Piala Dunia. Bagai sekelompok jagal masuk kandang ayam mereka membantai Korea Utara tujuh gol tanpa balas.

    Di partai yang berlangsung di Stadion Green Poin, Cape Town, Senin (21/6) itu, bintang Cristiano Ronaldo mengakhiri paceklik gol 16 bulannya. Gol lain dicetak oleh Raul Meireles, Simao Sabrosa, Hugo Almeida, Liedson, dan Tiago dengan dua gol.

    Kedua tim mengawali pertandingan dengan saling serang. Korea Utara, tim urutan 105 dunia, tidak gentar memandang lawan yang merupakan tim ketiga terkuat di dunia. Chollima tampil pede dengan mengandalkan penyerang sekaligus kapten mereka, Hong Yong Jo. Namun gagal menembus pertahanan Portugal yang digalang bek veteran Ricardo Carvalho.

    Meireles berhasil membuat Seleccao unggul memanfaatkan umpan terobosan Tiago di menit 28. Babak kedua sepenuhnya jadi milik Portugal. Tidak terlihat jejak keperkasaan Korea Utara yang menyulitkan Brasil di pertandingan pertama. Tampil dengan formasi menyerang 4-3-3, pelatih Carlos Quieroz menempatkan trio Ronaldo, Almeida dan Simao di depan.

    Serangan demi serangan terus menghujam jantung pertahanan Chollima. Simao menggandakan keunggulan Portugal di awal babak kedua. Ketinggalan dua gol membuat Korea Utara menyerang total, mengorbankan pertahanan mereka di sayap.

    ADVERTISEMENT

    Akibatnya fatal. Sayap-sayap Portugal, yang jadi kekuatan mereka, merajalela. Umpan lambung bek kiri Fabio Coentrao disambut tandukan Almeida dan merobek jala Korea Utara. Pola serangan yang sama berubal di menit 59. Ronaldo mengirimkan umpan lambung dari sayap kiri yang disambut sundulan terarah Tiago ke sudut kiri gawang Ri Myong Guk, 4-0 untuk Portugal.

    Terus diserang, mental Chollima goyah. Bek tengah mereka gagal menghalau umpan lambung dari sisi kanan. Penyerang Liedson yang masuk dari bangku cadangan mengkonversi bola muntah jadi gol di menit 80. Ronaldo, mengakhiri masa paceklik golnya selama 16 bulan di menit 87. Tembakannya dari sisi kanan gawang Korea Utara awalnya masih ditepis kiper Ri Myong Guk. Namun sang mega bintang beruntung karena bola memantul ke kepalanya. Dengan tenang, dia menyeploskan bola ke gawang yang tak terjaga. Semenit kemudian, Tiago memasukkan namanya dalam daftar pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2010 dengan gol keduanya.

    Seleccao mencukur gundul Korea Utara 7-0, dan tercatat sebagai kemenangan terbesar mereka di Piala Dunia. Kemenangan ini membuat Portugal berada di posisi kedua Grup G. Meski masih menyisakan satu pertandingan melawan Brasil di Jumat, 25 Juni mendatang, Portugal hampir pasti lolos ke babak 16 besar. Sebab Pantai Gading harus menang dengan selisih 9 melawan Korea Utara di pertandingan ketiga, untuk unggul selisih gol dari Portugal.

    FIFA | REZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.