Jepang Berpesta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung kesebelasan Jepang merayakan kemenangan.(AP Photo/Itsuo Inouye)

    Pendukung kesebelasan Jepang merayakan kemenangan.(AP Photo/Itsuo Inouye)

    TEMPO Interaktif, Tokyo -Berbagai perempatan jalan  di Distrik Shibuya, Tokyo, Jumat (25/6) dilanda hiruk-pikuk mirip perayaan. Ribuan orang yang berkumpul di sana berteriak-teriak gembira menyambut kemenangan tim nasional Jepang yang sukses mengalahkan Denmark 3-1 di laga terakhir penyisihan Grup E Piala Dunia di Afrika Selatan.

    Hasil ini membuat Jepang lolos ke babak 16 Besar mendampingi Belanda yang jadi juara grup setelah mengalahkan Kamerun 2-1. Para penggila sepak bola Negeri Sakura bersuka ria menyambut keberhasilan tim Jepang. Mereka menyemburkan air dari botol plastik dan tak peduli dengan teriakan polisi dari pengeras suara yang meminta mereka untuk tetap tertib.

    Polisi bahkan harus bekerja keras membuat situasi terkendali saat suporter sampai masuk ke sungai untuk melakukan selebrasi. Di Osaka, sekitar 50 fan juga menceburkan diri ke sungai Dotonbori dan larut dalam kegembiraan.

    Pemain tengah Jepang, Keisuke Honda, kembali membuat kejutan dengan membuat gol pertama saat melawan Denmark. Honda juga yang membuat gol tunggal untuk kemenangan Jepang atas Kamerun di laga penyisihan perdana mereka. "Aku gemetaran dan masih tak percaya, Honda benar-benar luar biasa," seru Yuka Higashi, 21 tahun, mencoba mengatasi suara riuh di sekitarnya.

    ADVERTISEMENT

    Laga penyisihan terakhir Jepang ini memang sangat ditunggu-tunggu karena menentukan mereka lolos atau tidak ke babak 16 Besar. Suporter Jepang tetap menonton pertandingan yang baru selesai sekitar pukul 5.30 pagi waktu setempat itu meski selanjutnya harus segera bergegas berangkat kerja. "Aku tak akan tidur. Hanya mandi cepat-cepat lalu berangkat kerja. Tak sia-sia menonton mereka bermain dan aku puas dengan kemenangannya," kata Tsuyoshi Hamada yang bekerja sebagai pegawai bank.

    Perdana Menteri Jepang, Naoto Kan, yang tengah berada di Kanada pun tak ketinggalan memberikan ucapan selamat kepada tim nasional Jepang. "Keberhasilan mereka memberikan energi dan kebanggaan di seluruh negeri," katanya.

    Jepang sudah empat kali ikut Piala Dunia sejak 1998. Prestasi terbaik Jepang adalah tampil di babak 16 Besar saat mereka menjadi tuan rumah bersama Korea Selatan. namun pada Piala Dunia 2006 di Jerman, prestasi Jepang melorot dan gagal melewati penyisihan grup tanpa pernah meraih satu kemenangan pun.

    Hidetoshi Nakata, mantan kapten tim nasional Jepang, memberikan apresiasi atas prestasi Honda dan kawan-kawan lolos ke babak 16 Besar itu. "Pertandingan seperti itulah yang ingin kami saksikan, mereka benar-benar berkembang di Piala Dunia kali ini. Semoga mereka bisa bisa mencapai hasil lebih baik ketimbang 2002," kata Nakata.

    REUTERS | GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.