Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Vonis Magis Messi

Editor

Raju febrian

image-gnews
Lionell Messi melakukan selebrasi atas golnya ke gawang Bosnia, pada pertandingan piala dunia di Brazil 16 Juni 2014. REUTERS/Michael
Lionell Messi melakukan selebrasi atas golnya ke gawang Bosnia, pada pertandingan piala dunia di Brazil 16 Juni 2014. REUTERS/Michael
Iklan

TEMPO.CO - Tidak ada pengadilan di sepak bola. Tidak ada tempat untuk mengadu, menggelar perkara, ataupun mengajukan banding. Yang ada hanya sesak, perih, pasrah, dan tentu saja pengakuan untuk setiap vonis yang colorful: aneh, unik, di luar dugaan, dan terkadang mencengangkan.

Dan Swiss mengalami itu, dengan vonis jenius dari Messi saat skuad Otmar Hitzfeld berharap keberuntungan via drama adu penalti. Lewat penetrasi cerdasnya, di tengah kepungan tiga pemain Swiss, assist sempurna Messi diselesaikan Angel di Maria ke gawang Diego Benaglio. Semua skuad Swiss tercenung, justru ketika extra-time bersisa dua menit saja.

Aksi magis Messi itu melengkapi kiprah dia yang mengkilap: 4 pertandingan, 4 kemenangan, 4 gol brilian, dan 4 anugerah Man of the Match! Anda mau bilang apa? Angkat topi? Salut? Ah, dia memang jenius. Dia pembeda. Dia pematah kebuntuan. Dia ibarat palu vonis hakim dengan gol dan assist yang meremas-remas hati orang-orang di Swiss sana.

Gol-gol Messi memang brilian. Gol-gol yang lahir dari kreativitas dan kejeniusan justru ketika Argentina mampet. Kenanglah gol tunggalnya yang menggilas Bosnia 2-1 dalam laga pembuka. Kenang juga gol incredible-nya, pada menit 90+1, yang bikin Iran remuk redam. Atau dua golnya yang keren untuk membungkam Nigeria 3-2.

Drama extra-time di fase knockout dalam medium perdelapan final yang menokohkan Messi sebagai tokoh sentral itu juga tak luput dari puja-puji Hitzfeld. "Dia, Messi, dalam satu detik bisa mengubah permainan," ujar pelatih Swiss yang kemudian memilih mundur seusai laga yang sangat emosional melawan Argentina itu.

Messi, yang berdarah Italia-kakek buyutnya dari Ancona-lahir di Rosario, Santa Fe, sebuah provinsi di Argentina dan mengawali karier di Newell Old Boys. Messi kemudian "diselamatkan" Barcelona, dan ketika matang dia mendedikasikan kehebatannya dengan sederet prestasi yang glamor, termasuk empat gelar beruntun sebagai pemain terbaik di dunia. Hanya, untuk tim Tango, keglamoran Messi belum optimal.

Brasil 2014 adalah Piala Dunia ketiga buat Messi. Dalam aksi pertama di Jerman pada 2006, Messi masih memakai nomor punggung 19 (nomor 10 masih milik Juan Roman Riquelme) dan lebih banyak berada di bangku cadangan Jose Pekerman. Di Afrika Selatan pada 2010, di bawah pimpinan Diego Maradona, dengan nomor 10 yang sakral, Messi membawa Argentina lolos dari fase grup, menghentikan Meksiko sebelum dijegal Jerman 4-0 di perempat final.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kini adalah kampanye yang paling pas buat Messi menuju puncak performa. Empat laga dengan empat vonis mematikan, mengantarkan Argentina melangkah lebih jauh menjadi garansi untuk laga berikutnya. Maklum, di depan mereka adalah Belgia, Setan Merah yang dominan dan agresif, yang mengalahkan Amerika Serikat 2-1 dalam drama 120 menit-salah satu partai perdelapan final yang dramatis!

Banyak pengamat bilang, palu vonis Messi segera menari-nari di langit Estadio Nacional, Brasilia, Sabtu malam ini, saat Argentina bermain dalam babak perempat final kontra Belgia yang bertabur bintang dan disebut-sebut sebagai generasi emas kedua setelah era Enzo Scifo.

Adakah dia bikin assist atau gol lagi? Ini pertanyaan klasik. Sama klasiknya kalau kita mengenang duel kedua tim 28 tahun lalu di Meksiko pada 1986. Ketika itu, di Azteca, Mexico City, dua gol Maradona dalam interval lima menit memvonis Belgia terhenti di semifinal. Argentina menang 2-0, ke final jumpa Jerman, dan lalu juara!

Kini pun, bayang-bayang Maradona seperti dititiskan kepada Messi untuk sebuah vonis mematikan. Dan Messi akan memainkan palu godamnya itu di langit Brasilia nanti malam. "Sebab, dia sulit dihentikan," kata Stephen Keshi, pelatih Nigeria yang menyebutkan Messi sebagai makhluk yang datang dari Planet Jupiter.

HARDIMEN KOTO (Pemerhati Sepak Bola) 

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Wakil Menteri Olahraga Argentina Dipecat Usai Desak Lionel Messi Minta Maaf atas Rasisme yang Dilakukan Enzo Fernandez

4 hari lalu

Wakil Menteri Olahraga Argentina Julio Garro. a24.com
Wakil Menteri Olahraga Argentina Dipecat Usai Desak Lionel Messi Minta Maaf atas Rasisme yang Dilakukan Enzo Fernandez

Wakil Menteri Olahraga Argentina Julio Garro menyesali pernyataannya yang meminta Lionel Messi meminta maaf ke para pemain timnas Prancis.


5 Fakta Kasus Rasisme Enzo Fernandez Saat Rayakan Juara Copa America 2024 Bersama Argentina

4 hari lalu

Pemain Argentina Enzo Fernandez. REUTERS
5 Fakta Kasus Rasisme Enzo Fernandez Saat Rayakan Juara Copa America 2024 Bersama Argentina

Enzo Fernandez melakukan tindakan rasisme bersama para pemain timnas Argentina lain saat merayakan gelar juara Copa America 2024.


Pemerintah Argentina Desak Lionel Messi Minta Maaf ke Timnas Prancis Atas Tindakan Rasis Enzo Fernandez

4 hari lalu

Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Timnas Kanada, dalam Semifinal Copa America di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, 9 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Pemerintah Argentina Desak Lionel Messi Minta Maaf ke Timnas Prancis Atas Tindakan Rasis Enzo Fernandez

Lionel Messi diminta muncul ke publik dan meminta maaf ke timnas Prancis atas tindakan rasis Enzo Fernandez dan para pemain Argentina lainnya.


Federasi Sepak Bola Prancis Laporkan Tindakan Rasis Pemain Timnas Argentina pada Mbappe saat Selebrasi Juara Copa America 2024

5 hari lalu

Pemain Argentina mengangkat piala setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Federasi Sepak Bola Prancis Laporkan Tindakan Rasis Pemain Timnas Argentina pada Mbappe saat Selebrasi Juara Copa America 2024

Federasi Sepak Bola Prancis atau Federation Francaise de Football (FFF) melaporkan dugaan tindakan rasis pemain timnas Argentina kepada FIFA.


Cedera di Final Copa America 2024, Lionel Messi Absen di 2 Laga Inter Miami

5 hari lalu

Lionel Messi. REUTERS/Agustin Marcarian
Cedera di Final Copa America 2024, Lionel Messi Absen di 2 Laga Inter Miami

Lionel Messi mengalami cedera engkel dan dipastikan absen pada dua laga awal Inter Miami dalam liga Amerika Serikat Major League Soccer (MLS).


Lionel Messi Beri Kabar Soal Cedera yang Didapat di Final Copa America 2024: Saya Baik-baik Saja

6 hari lalu

Pemain Argentina Lionel Messi saat melakukan selebrasi setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024.  REUTERS/Agustin Marcarian
Lionel Messi Beri Kabar Soal Cedera yang Didapat di Final Copa America 2024: Saya Baik-baik Saja

Cedera Lionel Messi menjadi salah satu insiden yang menjadi pusat perhatian di final Copa America 2024, saat Argentina mengalahkan Kolombia 1-0.


Finalissima 2025: Lionel Messi Berhadapan dengan Lamine Yamal di Laga Argentina vs Spanyol

6 hari lalu

Pemain Spanyol  Lamine Yamal. REUTERS
Finalissima 2025: Lionel Messi Berhadapan dengan Lamine Yamal di Laga Argentina vs Spanyol

Peserta Finalissima 2025 telah ditetapkan. Argentina sebagai juara Copa America 2024 dan Spanyol sebagai pemenang Euro 2024 akan saling berhadapan.


Begini Cara Pelatih Argentina Memaknai Tangisan Lionel Messi di Final Copa America 2024

6 hari lalu

Lionel Messi menangis di bangku cadangan setelah mengalami cedera pada final Copa America 2024, Senin, 15 Juli saat Argentina mengalahkan Kolombia 1-0. Reuters / Nathan Ray Seebeck-USA TODAY Sports
Begini Cara Pelatih Argentina Memaknai Tangisan Lionel Messi di Final Copa America 2024

Lionel Messi menangis setelah cedera membuatnya tidak dapat menyelesaikan pertandingan terakhirnya bersama Argentina di final Copa America 2024.


Copa America 2024 Tuntas: Argentina Juara, James Rodriguez Pemain Terbaik, Lautaro Martinez Top Skor, Emiliano Martinez Kiper Terbaik

6 hari lalu

Pemain Argentina Lionel Messi mengangkat piala setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Copa America 2024 Tuntas: Argentina Juara, James Rodriguez Pemain Terbaik, Lautaro Martinez Top Skor, Emiliano Martinez Kiper Terbaik

Turnamen Copa America 2024 telah selesai digelar, Senin, 15 Juli 2024. Simak daftar lengkap peraih penghargaan untuk edisi ini.


Profil Lautaro Martinez, Pahlawan Kemenangan Argentina di Final Copa America 2024

6 hari lalu

Pemain Argentina Lautaro Martinez melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kolombia dalam pertandingan final Copa America di Hard Rock Stadium, Miami, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Profil Lautaro Martinez, Pahlawan Kemenangan Argentina di Final Copa America 2024

Lautaro Martinez menjadi pahlawan Argentina setelah mencetak gol satu-satunya di final Copa America 2024.