Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas Jepang, Yuya Osako berebut bola dengan pemain timnas Arab Saudi, Osama Hawsawi dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018 di Saitama Stadium, Jepang, 15 November 2016. Dengan kemenangan ini, Jepang sementara menempel Arab Saudi di puncak klasemen dengan sama-sama mengumpulkan 10 poin. REUTERS/Toru Hanai

    Pemain timnas Jepang, Yuya Osako berebut bola dengan pemain timnas Arab Saudi, Osama Hawsawi dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018 di Saitama Stadium, Jepang, 15 November 2016. Dengan kemenangan ini, Jepang sementara menempel Arab Saudi di puncak klasemen dengan sama-sama mengumpulkan 10 poin. REUTERS/Toru Hanai

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional (Timnas) Arab Saudi punya penyerang yang patut dikenang dalam sejarah Piala Dunia. Dialah Sami Al-Jaber yang tampil pada pergelaran 1994, 1998, 2002, dan 2006.   

    Al-Jaber pada Jumat 2 Februari 2018, diwawancarai situs media Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

    Dalam wawancara itu, mantan pemain Wolverhampton Wanderers di Liga Inggris ini mengungkapkan kebahagiaannya menyaksikan negaranya bisa tampil lagi di Piala Dunia setelah 12 tahun.

    “Kami memiliki masa transisi dari satu generasi ke generasi berikutnya setelah 2006 dan ada juga sejumlah ketidakstabilan. Generasi sekarang pantas untuk lolos. Meski menurut saya, setengah dari pemain yang ada akan tampil untuk Piala Dunia terakhir mereka,” kata Al-Jaber.

    Pria berusia 45 tahun dan sampai tahun lalu menjadi manajer klub Al-Shabab itu melihat rata-rata pemain Arab Saudi yang masuk skuad Piala Dunia 2018 berusia 28 tahun. “Saya ragu sebagian besar dari mereka bisa tampil lagi di Piala Dunia.”

    Karena itu, Al-Jaber menyarankan sudah saatnya para pemain Arab Saudi mengambil peluang untuk membuktikan kemampuannya dan merebut perhatian klub-klub di Eropa.

    “Mohamed Salah (asal Mesir) sudah menunjukkan pintu ke liga-liga di Eropa telah terbuka buat para pemain dari negara-negara Arab yang telah lolos kualifikasi ke Piala Dunia,” kata satu-satunya pemain Arab yang bisa tampil di Piala Dunia empat kali ini.

    Sebelum Al-Jaber memberi saran itu, negaranya sudah turun langsung mendorong para pemainnya menimba ilmu di Eropa.

    Pekan lalu, tim Piala Dunia 2018 Arab Saudi mengirimkan sembilan pemainnya untuk bermain di berbagai klub di divisi tertinggi Liga Spanyol dan divisi keduanya dengan status pemain pinjaman.

    Mereka bekerja sama dengan pengelola Liga Spanyol. Adapun gaji mereka selama bermain di La Liga dibayar oleh Arab Saudi.

    Al Jaber menilai pelatih baru tim Arab Saudi ke Rusia 2018, Juan Antonio Pizzi, akan membuat mereka bisa lebih bersaing dalam kompetisi Piala Dunia.

    “Ia berpengalaman menangani Cile di Piala Amerika Selatan dan Piala Konfederasi tahun lalu. Kami tidak punya pemain seperti (Alexis) Sanchez dan (Arturo) Vidal di Arab Saudi. Kompetisi yang anda hadapi di Piala Dunia jauh lebih berat dari liga nasioal kami,” katanya.

    Pizzi, Al-Jaber melanjutkan, juga menunjukkan kinerja kepelatihan yang bagus ketika menangani klub terkemuka di Liga Spanyol, Valencia.

    Al-Jaber juga menilai tim nasionalnya sangat beruntung akan bermain pada partai pembukaan Piala Dunia 2018 di Rusia melawan tim rumah pada 14 Juni mendatang di Moskow.

    “Jutaan orang akan menonton bagaimana permainan Arab Saudi sekarang setelah lama absen. Saya akan sangat suka bermain pada pertandingan seperti ini. Tentu saja tidak mudah buat tim kami melawan Rusia di Moskow. Ada presidennya di sana,”  kata Al-Jaber.

    “Laga itu bisa menjadi penentu peluang untuk lolos ke babak kedua (kalau menang). Atau, cukup menjadi kenangan indah yang tak akan terlupakan,” Al-Jaber menambahkan. Arab Saudi belum pernah lolos ke babak kedua dan Al-Jaber menjadi satu-satunya pemain Arab yan mencetak tiga gol di Piala Dunia.

    FIFA.COM | ESPN | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.