Selasa, 22 Mei 2018

Timnas Argentina Mandul, Maradona: Panggil Higuain dan Tevez

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Juventus, Gonzalo Higuain, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Federico Bernardeschi, dalam pertandingan Liga Italia di Stadion Allianz, Turin, 5 Februari 2018. (Alessandro Di Marco/ANSA via AP)

    Penyerang Juventus, Gonzalo Higuain, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Federico Bernardeschi, dalam pertandingan Liga Italia di Stadion Allianz, Turin, 5 Februari 2018. (Alessandro Di Marco/ANSA via AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Diego Maradona meminta pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, memanggil kembali penyerang kawakan Gonzalo Higuain dan Carlos Tevez untuk masuk tim ke Piala Dunia 2018 di Rusia.

    Meski sedang tampil bagus di Juventus,  Higuain belum pernah bermain lagi untuk tim nasionalnya berjuluk Albiceleste itu sejak Sampaoli ditunjuk menjadi pelatihnya pada Juni 2017.

    Sedangkan Tevez bergabung kembali dengan mantan klubnya di Argentina, Boca Juniors, dalam Januari 2018 ini. Sebelumnya, ia bermain setahun bersama Shanghai Shenhua di Liga Cina. Ia terakhir membela tim nasionalnya pada Oktober 2015.

    Sedangkan penyerang yang sekarang diberi kesempatan Sampaoli untuk tampil, yaitu pemain Inter Milan, Mauro Icardi, gagal mencetak gol dalam empat kali penampilan untuk negaranya.

    “Adalah memalukan mengandalkan Icardi. Pipa (Higuain) adalah 10 kali lebih baik dari Icardi," kata Maradona kepada media El Popular pada Senin, 12 Februari 2018 .

    "Orang itu (Sampaoli) tidak tahu apa-apa. Satu-satunya hal yang diketahuinya adalah apa yang hendak dimakan di rumah temannya. Pipa harus memiliki kesempatan baru,” legenda sepak bola Argentina tersebut melanjutkan.

    Adapun tentang Tevez, pahlawan Argentina ketika memenangi Piala Dunia Junior 1979 dan Piala Dunia 1986 itu mengatakan, “Tentu saja (Tevez seharusnya dipanggil). Itu bukan debat lagi. Kami tidak punya apa-apa sekarang.  Kami mesti menggaruk tong untuk mendapatkan nomor sembilan.”  

    Argentina mengalami kesulitan selama mengikuti babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan. Mereka baru mendapatkan tiket ke putaran final pada pertandingan terakhir melawan Ekuador. Lionel Messi menjadi inspirator kemenangan 3-1 di Quito.

    Maradona mengatakan juara Piala Dunia dua kali itu sudah lama tidak dihormati lawan-lawannya. “Kami tidak punya pemain lini tengah yang namanya pantas dikemukakan,” kata legenda klub Napoli ini.

    “Hari ini, kecuali buat Messi, orang-orang sudah kehilangan rasa hormat kepada tim Argentina. Tidak ada yang takut kepada kami. Tapi, Sampaoli beruntung. Jika bocah itu (Messi) sedang bermain gemilang, ia akan menghapus semua kesalahan itu,” Maradona menambahkan.    

    Timnas Argentina bergabung dalam Grup D Piala Dunia 2018 pada 14 Juni-15 Juli mendatang, bersama Islandia, Nigeria, dan Kroasia.

    SPORTS ILLUSTRATED | XINHUA | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Teror di Indonesia Meningkat, RUU Anti Terorisme Belum Rampung

    RUU Anti Terorisme tak kunjung rampung padahal Indonesia telah menghadapi rangkaian serangan dalam sepekan, dari tanggal 8 sampai 16 Mei 2018.