Piala Dunia 2018: Naikkan Tarif 500 Persen, Ratusan Hotel Didenda

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Salah satu stadion Piala Dunia 2018, Volgograd Arena di Volgograd, Rusia. REUTERS/Tatyana Makeyeva

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Rusia terus berusaha mengupayakan agar para pengunjung bisa nyaman saat menikmati Piala Dunia 2018. Salah satunya dengan melakukan pengaturan tarif hotel dan transportasi.

Mereka sudah mengeluarkan aturan khusus soal itu dan punya badan tersendiri untuk menegakkannya, Rospotrebnadzor. Badan ini bisa memberi sanksi terhadap hotel yang melanggar, termasuk menaikkan tarif terlalu tinggi. Sanksi itu umumnya berupa denda.

Aturan itu pun sudah mulai memakan korban. Maklum, pesanan-pesanan hotel untuk Piala Dunia memang sudah bermunculan. Pengusaha hotel banyak yang sudah memanfaatkan kesempatan untuk mengeruk keuntungan dengan menaikkan tarif secara gila-gilaan.

Nah, aksi pemilik hotel seperti inilah yang terkena semprit. Pihak berwenang telah menjatuhkan denda terhadap 198 badan hukum dan 181 perorangan. Mereka menaikkan tarif hotelnya dengan level yang beragam, yang tertinggi mencapai 570 persen. Nilai total denda yang dijatuhkan mencapai US$ 105 ribu (Rp 1,4 miliar).

Tarif hotel di Rusia sebenarnya tak terlalu jauh terpaut dari Indonesia. Untuk hotel bintang tiga misalnya, saat ini masih ada yang menawarkan tarif dengan harga setara Rp 600 ribuan. Tapi, harga itu kemungkinan akan berbeda untuk saat pesat sepak bola empat tahunan digelar. Sejumlah media Inggris melaporkan pemesanan online lewat pihak ketiga ada yang sudah naik mencapai 12 kali lipat.

Piala Dunia 2018 akan berlangsung pada 14 Juni hingga 15 Juli. Sebanyak 32 tim akan berlaga dalam 8 grup.

ESPNFC | SKY SPORT






Syarat Terbaru Piala Dunia 2022 Qatar: Para Penggemar Wajib Tes Covid-19

6 jam lalu

Syarat Terbaru Piala Dunia 2022 Qatar: Para Penggemar Wajib Tes Covid-19

Penonton Piala Dunia 2022 Qatar wajib menunjukkan bukti tes negatif Covid-19 terlepas dari status vaksinasinya selama turnamen.


Krisis Rusia Ukraina: Eropa Hadapi Ancaman Pemadaman Telepon Seluler

7 jam lalu

Krisis Rusia Ukraina: Eropa Hadapi Ancaman Pemadaman Telepon Seluler

Krisis Rusia Ukraina mencapai babak baru bagi Eropa, ancaman pemadaman jaringan telepon seluler pada musim dingin


Eksodus karena Wajib Militer, Rusia Batasi Mobil di Perbatasan Georgia

7 jam lalu

Eksodus karena Wajib Militer, Rusia Batasi Mobil di Perbatasan Georgia

Puluhan ribu pria usia wajib militer telah meninggalkan Rusia sejak Presiden Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer


Rusia Tuding Biden di Balik Sabotase Nord Stream

10 jam lalu

Rusia Tuding Biden di Balik Sabotase Nord Stream

Juru bicara kementerian luar negeri Rusia memposting video Biden yang mengatakan "kami akan mengakhiri" Nord Stream 2 jika tank Rusia ke Ukraina


Rusia Bantah Terlibat Kebocoran Nord Stream di Laut Baltik

11 jam lalu

Rusia Bantah Terlibat Kebocoran Nord Stream di Laut Baltik

Kementerian luar negeri Rusia juga mengklaim kebocoran Nord Stream terjadi di daerah yang dikendalikan oleh intelijen AS


Rusia Caplok 4 Wilayah Ukraina, Zelensky Galang Dukungan

11 jam lalu

Rusia Caplok 4 Wilayah Ukraina, Zelensky Galang Dukungan

Zelensky berbicara kepada pemimpin negara Inggris, Kanada, Jerman, dan Turki untuk mendesak tuntutan bantuan militer yang lebih banyak


AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

13 jam lalu

AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

AS menyambut dengan tangan terbuka warga Rusia yang ingin meninggalkan negaranya.


Sederet Pemain Sepak Bola Arab yang Patut Diwaspadai di Piala Dunia 2022 Qatar

16 jam lalu

Sederet Pemain Sepak Bola Arab yang Patut Diwaspadai di Piala Dunia 2022 Qatar

Berikut beberapa pemain sepak bola Arab yang mungkin akan mencatat sejarah baru bersama timnya di Piala Dunia 2022.


Lionel Scaloni Tangani Timnas Argentina Hingga Piala Dunia 2026

17 jam lalu

Lionel Scaloni Tangani Timnas Argentina Hingga Piala Dunia 2026

Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni mendapatkan perpanjangan kontrak sebelum Piala Dunia 2022 Qatar. Dipercaya pegang proyek jangka panjang.


Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

18 jam lalu

Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

Apple melanjutkan kebijakannya atas Rusia pascaperang yang terjadi di Ukraina.