Pele Sebut Brasil Favorit di Piala Dunia 2018, Ini 3 Pesaingnya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pele berpose untuk media saat meresmikan lapangan sepak bola di Mineira di Rio de Janeiro, Brasil, 10 September 2014. Terciptanya energi kinetik untuk menghasilkan cahaya lampu. REUTERS

    Pele berpose untuk media saat meresmikan lapangan sepak bola di Mineira di Rio de Janeiro, Brasil, 10 September 2014. Terciptanya energi kinetik untuk menghasilkan cahaya lampu. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pele menilai Brasil menjadi tim favorit dalam Piala Dunia 2018. Ia juga menyebut Jerman, Argentina, dan Rusia menjadi tim yang layak diperhitungkan.

    Pele, 77 tahun, pernah membawa Brasil menjadi juara dunia tiga kali, pada 1958, 1962, dan 1970. Setelah tiga gelar juara itu, Brasil masih meraih dua gelar lagi pada 1994 dan 2002.

    Pele yakin pada Piala Dunia 2018 Brasil bisa kembali juara. "Brasil selalu memiliki tim yang mampu menjuarai Piala Dunia. Kami selama ini gagal karena masalah persiapan, terutama karena mayoritas pemain berlaga di luar negeri, tak seperti di jaman saya," kata dia.

    Saat dia masih di timnas, kebanyakan pemain berlaga di kompetisi domestik. "Kami memiliki lebih banyak waktu," kata Pele. "Kini keadaan lebih sulit bagi staf pelatih karena lebih sulit membentuk tim. Keadaan berubah. Saat ini tak mudah mengatakan 'ini akan menjadi tim kami'. Tapi secara individual, saya tak ragu pemain terbaik di dunia adalah Brasil."

    Pele menyebut Brasil selalu menjadi favorit juara. "Bila diberi waktu untuk bersiap, mereka akan mampu memenangi Piala Dunia," kata dia.

    Tim mana yang akan menjadi pesaing terberat Brasil? "Anda selalu harus menghormati Jerman. Bahkan Rusia, yang selalu kuat dan kini menjadi tuan rumah. Dari Amerika Latin, Argentina selalu menjadi tim yang bisa melaju jauh," kata Pele.

    Pada Piala Dunia 2018, Brasil akan berlaga di Grup E bersama Swiss, Kosta Rika, dan Serbia.

    FIFA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.