Piala Dunia 2018: Jepang Tunjuk Nishino Gantikan Halilhodzic

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Jepang, Akira Nishino. (urdupoint.com)

    Pelatih Jepang, Akira Nishino. (urdupoint.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Jepang melakukan pergantian pelatih dua belum menjelang Piala Dunia 2018 digelar. Direktur teknik Asosiasi Sepak Bola negara itu (JFA) Akira Nishino ditunjuk untuk menggantikan Vahid Halilhodzic yang baru dipecat.

    Nishino, yang menghabiskan sepuluh musim untuk mengarsiteki Gamba Osaka dan menjadi direktur teknik JFA pada 2016, hanya akan memiliki sedikit waktu untuk mempersiapkan tim untuk Piala Dunia. Ia harus berpacu mengangkat performa tim yang tengah jeblok sebelum Jepang berlaga di Grup H, yang juga diisi Kolombia, Polandia, dan Senegal.

    Halilhodzic, yang mengambilalih tim pada Maret 2015, memimpin tim untuk tampil di putaran final Piala Dunia untuk keenam kalinya secara beruntun. Mereka menyelesaikan kualifikasi Asia Grup B dengan mengungguli Arab Saudi dan Australia.

    Namun, pria 65 tahun itu mendapat tekanan besar setelah timnya hanya meraih hasil imbang saat melawan Mali dan dikalahkan Ukraina pada pertandingan-pertandingan persahabatan bulan lalu. Kantor berita Kyodo mengutip pernyataan Presiden JFA Kozo Tashima yang mengatakan bahwa pria Bosnia itu telah diinformasikan mengenai keputusan untuk memecatnya pada Sabtu.

    Ia merupakan pelatih ketiga yang hengkang dari satu dari lima tim Asia menjelang turnamen akbar di Rusia, setelah mereka mengamankan tiket kualifikasi. Australia dan Arab Saudi juga segera mengganti pelatih setelah mereka mengamankan tiket mereka, sedangkan Korea Selatan menggantikan Uli Stielike asal Jerman dengan Shin Tae Yong untuk dua pertandingan terakhir di kualifikasi.

    Pertandingan pemanasan Jepang selanjutnya untuk Piala Dunia adalah melawan Ghana pada 30 Mei. Sedangkan di Piala Dunia 2018, mereka melawan Kolombia pada laga perdananya, 19 Juni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.