Piala Dunia 2018: Para Penyerang Jerman yang Kurang Tersohor

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Jerman Timo Werner, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya setelah mencetak gol ke gawang  Meksiko pada pertandingan Semi Final Piala Konfederasi di Fisht Stadium, Sochi, Rusia, 29 Juni 2017. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Pemain Jerman Timo Werner, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya setelah mencetak gol ke gawang Meksiko pada pertandingan Semi Final Piala Konfederasi di Fisht Stadium, Sochi, Rusia, 29 Juni 2017. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, Jakarta - Jerman sebagai juara Piala Dunia 2014 tak punya penyerang yang mencuat di liga-liga Eropa musim 2017-2018 ini untuk menghadapi Piala Dunia 2018.

    Baca: Piala Dunia 2018: Bakal Ada Nonton Bareng Resmi yang Gratis

    Nama penyerang yang paling terkemuka dalam musim kompetisi liga saat ini adalah Cristiano Ronaldo. Salah satu ukurannya adalah pertandingan babak final Liga Champions yang akan diharapi Ronaldo dan kawan-kawannya dari Real Madrid di Kiev, Ukraina, 24 Mei mendatang.

    Ronaldo adalah salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini. Setelah menjadi kapten tim Portugal memenangi Piala Eropa 2016, ia akan menjadi andalan Madrid untuk mencetak rekor yaitu menjuarai Liga Champions tiga kali beruntun.

    Ada wakil Jerman di final Liga Champions 2018 itu, yakni Toni Kroos. Tapi, ia bukan pemain ujung tombak, melainkan seorang gelandang dengan umpan-umpan terukurnya yang mengantar Jerman menjadi juara di Brasil empat tahun lalu.

    Empat tahun lalu, Jerman masih punya Thomas Muller atau Mario Gomez. Tapi, pamor Muller sekarang menurun bersamaan dengan tersingkirnya Bayern Munchen pada semifinal Liga Champions karena dikalahkan Madrid.

    Adapun Gomez masih berusaha untuk meraih kembali bentuk permainan terbaiknya di klubnya sekarang, VfB Stuttgart. Ia peraih sepatu emas Euro 2012.

    Jerman memang berhasil menjuarai Piala Konfederasi 2017 di Rusia, satu turnamen penting sebelum Piala Dunia digelar setiap empat tahun sekali.

    Tapi, tiga pencetak gol terbanyak Jerman di Piala Konfederasi 2017, yaitu Timo Werner, yang mencetak tujuh gol dari 10 pertandingan, Lars Stindl (4 gol, 10 laga), dan Sandro Wagner (5 gol, 7 laga), tak lagi bersinar pada di klub masing-masing sepanjang tahun 2018 ini. Stindl bahkan cedera sehingga batal ikut pergi ke Rusia.

    Nama-nama mereka tenggelam di bawah ketenaran Ronaldo, Karim Benzema, penyerang Madrid dari Prancis, Mohamed Salah, primadona Mesir di Liverpool, lawan Madrid di final Liga Champions.

    Di puncak kejuaraan Eropa lainnya tahun ini, yaitu Liga Europa, sosok penyerang yang mentereng adalah Antoine Griezmann, pemain Atletico Madrid dari Prancis.

    Baca: Islandia Umumkan Skuad Piala Dunia 2018, 2 Bintang Cedera Masuk

    Tapi, Jerman lama dikenal sebagai tim spesialis turnamen. Mereka sering kali tampil lebih hebat ketika bersama-sama pada ajang seperti putaran final Piala Dunia 2018 ini. Hal ini termasuk di barisan penyerangnya.

    ESPN | WORLD SOCCER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.